Pasien Autoimun, HIV dan Kanker Payudara Boleh Divaksin?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 481 2430838 pasien-autoimun-hiv-dan-kanker-payudara-boleh-divaksin-ahxM9fxdso.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

PASIEN autoimun seperti lupus masih banyak yang mempertanyakan apakah mereka bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini tentu memengaruhi jumlah cakupan vaksinasi keseluruhan demi tercapainya herd immunity.

Dijelaskan Ahli Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Prof Zubairi Djoerban, pasien autoimun seperti lupus tak usah khawatir menerima vaksin Covid-19. Sebab, sudah banyak pasien lupus yang telah divaksinasi.

"Kebetulan pasien saya banyak pasien lupus, mereka banyak banget yang sudah divaksinasi dan enggak masalah. Jadi pasien lupus enggak usah bingung, kalian boleh divaksin Covid-19," terang Prof Beri, sapaan akrabnya, dalam Instagram Live Okezone Stories, Kamis (24/6/2021).

vaksin covid-19

Tak hanya pasien lupus, berdasar observasinya pada pasiennya sendiri, kata Prof Beri, pasien kanker payudara dan pasien HIV pun boleh divaksin. "Sudah banyak juga baik pasien HIV maupun pasien kanker payudara yang mendapatkan vaksin," tambahnya.

Prof Beri menjelaskan sesiapa yang tak boleh menerima vaksin. Mereka itu adalah pasien-pasien yang sedang dirawat di rumah sakit, pasien yang tiduran di rumah enggak bisa duduk enggak bisa jalan. "Nah, mereka itu yang jangan divaksin," sambungnya.

Baca Juga : Penjelasan Menkes Budi Terkait Isu Pasokan Tabung Oksigen Jateng Menipis

Menurut Prof Beri, semakin banyak komorbid yang ada di tubuh Anda, malah semakin membutuhkan vaksin Covid-19. Tentu, ini sesuai dengan anjuran dokter pribadi Anda.

"Seperti aku, usia 74 tahun, sudah operasi jantung by pass, ada diabetes, justru aku membutuhkan vaksin banget supaya jangan sampai alami kondisi gawat yang sampai harus dirawat di ICU dan berisiko meninggal dan alhamdulillah aku sudah divaksin," cerita Prof Beri yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Satgas PB IDI..

"Semakin banyak penyakit menyertai kita, makin harus segera vaksin. Saya tegaskan lagi, ya, pasien autoimun boleh banget divaksin," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini