Mengenal Manfaat Jamu dari Tingkatkan Imunitas hingga Obati Kanker

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Minggu 27 Juni 2021 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 481 2431417 mengenal-manfaat-jamu-dari-tingkatkan-imunitas-hingga-obati-kanker-6YXa6M1x8l.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAMU telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Jamu dibuat dari aneka ramuan herbal yang punya banyak manfaat.

Jamu pun dibuat dari resep warisan budaya Indonesia yang digunakan turun-temurun. Nenek moyang dulu bahkan minum jamu untuk mengobati macam-macam penyakit.

Perlu diketahui, jamu tidak akan membahayakan tubuh asalkan tahu ketentuan untuk membuatnya. Jamu juga tidak memiliki efek samping, bahkan bisa menambah stamina.

rempah

Pakar Jamu Nasional DR. Charles Saerang menjelaskan, jamu tidak boleh dibuat sembarangan. Campuran antara rempah satu dengan yang lain juga perlu diperhatikan

“Kalau sembarang mengolah, reaksi antarzat rempah-rempah pada jamu malah bisa menghilangkan khasiat satu sama lain."

"Dan akan berbahaya jika minum sembarang jamu yang tidak diketahui apakah komposisinya benar, karena belum bisa dipastikan apakah komposisi bahan tersebut aman bagi tubuh," kata sang pewaris tunggal resep jamu Nyonya Meneer lewat keterangannya.

Dilansir Imocor, ada banyak rempah andalan yang sering diolah menjadi jamu. Seperti sambiloto, jahe, kunyit, bawang putih juga propolis.

Sambiloto mengandung zat berasa pahit bernama andrografolida, yang memiliki fungsi imunomodulasi yang kuat untuk mencegah sistem imunitas saat infeksi.

Jahe, sebut Dr Charles, banyak digunakan untuk memperbaiki pencernaan, mengatasi radang, mendukung kesehatan jantung, dan mengurangi resiko kanker. Kandungan utamanya ialah gingerol, zingerone, shaogaol.

"Kandungan zingerone dapat hancur ketika jahe dipanaskan, ini adalah salah satu alasan mengapa pengolahan jahe di rumah tidak optimal," paparnya.

Kemudian, kunyit banyak digunakan untuk mencegah penyakit jantung, Alzheimer, gangguan mata, hingga depresi. Kunyit juga ditengarai dapat menurunkan resiko kanker. Kandungan penting dalam kunyit ialah curcumin yang merupakan imunomodulator.

Propolis juga bersifat antiseptic, antiinflamasi, antibakteri, antimikotik, antiulkus, dan antikanker.

Dalam kehidupan sehari-hari, manfaat propolis juga dapat penyembuhan luka, kanker, herpes atau infeksi virus," tambahnya.

Bawang putih yang juga bersifat antivirus, antimikroba, antikoagulan, dan antiparasit. Bawang putih mengandung allicin yang hancur ketika bawang putih digeprek.

"Bawang putih berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, mengatasi flu, mencegah demensia/ Alzheimer, mempercepat detoksifikasi, meningkatkan kesehatan tulang, performa dalam olahraga, dan daya tahan tubuh keseluruhan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini