Cuma AstraZeneca yang Ampuh Cegah Varian Delta, Ketua Satgas IDI: Tak Ada yang 100%

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 27 Juni 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 612 2431440 cuma-astrazeneca-yang-ampuh-cegah-varian-delta-ketua-satgas-idi-tak-ada-yang-100-bTR1kN641N.jpg Ilustrasi Vaksin. (Foto: Freepik)

DARI tiga vaksin yang beredar dan dipakai di Indonesia, hanya vaksin AstraZeneca yang diklaim mampu mengahalau varian Delta di atas 90 persen. Analisis Public Health England (PHE) menunjukkan bahwa vaksin Pfizer Inc dan AstraZeneca memberikan perlindungan tinggi lebih dari 90 persen terhadap Varian Delta covid-19.

Ketua Satgas PB IDI Prof Zubairi Djoerban mengatakan, dua dosis vaksin AstraZeneca terbukti memberi perlindungan pada varian Delta sebanyak 92 persen. Sedangkan vaksin Pfizer, lebih tinggi yaitu 96 persen.

Lalu, bagaimana dengan nasib mereka yang menerima vaksin Sinovac? Apakah boleh menerima suntikan vaksin AstraZeneca juga supaya dapat manfaat perlindungan dari varian Delta?

Menurutnya, mereka yang menerima vaksin Sinovac tidak perlu memaksa pemerintah untuk mendapatkan vaksin AstraZeneca. Sebab, vaksin Sinovac pun diketahui memberi khasiat yang baik untuk menjaga tubuh dari serangan Covid-19, dan tidak ada vaksin yang melindungi 100 persen.

"Data di Amerika Serikat mengenai vaksin AstraZeneca dan pfizer, pada kelompok yang sudah mendapat dua dosis vaksin pun masih ada yang terinfeksi, meski jumlahnya amat sedikit. Dari 101 juta penduduk yang divaksin dua dosis, hanya 10 ribuan yang harus dirawat di rs," terangnya.

Baca Selengkapnya: Vaksin AstraZeneca Ampuh Cegah Covid-19 Varian Delta, Gimana Nasib Penerima Sinovac?

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini