Pakar Gizi: Membuat MPASI Cukup Sesuaikan dengan Genggaman Bayi

Antara, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 298 2432905 pakar-gizi-membuat-mpasi-cukup-sesuaikan-dengan-genggaman-bayi-eGOUvkukWl.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MAKANAN pendamping ASI (MPASI) merupakan sebuah perjalanan berharga yang tak akan bisa diulang anak kita. Tumbuh kembang anak memang sudah terjadi sejak diberikannya makanan pendamping ASI.

Pakar gizi DR dr Tan Shot Yen,M.hum, mengatakan bahwa menyiapkan MPASI, tak harus dilakukan dengan mewah dan berlebihan. Tak perlu dibedakan menu sang bayi dan menu keluarga. 

"Apa yang dimakan orangtua ya itu yang dimakan bayi, misal hari ini menu di rumah sayur labu ya bayinya beri labu juga, cuma pengolahannya dipisah," katanya.

Menurutnya, ada beberapa resep makanan yang harus dipenuhi dalam membuat MPASI. Makanan tersebut antara lain hati ayam, wortel, tempe, maka anak merasakan makanan yang sesungguhnya alih-alih yang pabrikan. 

Mpasi

"Bonusnya, saat anak belajar makan, MPASI rumahan membuat anak lebih mudah mengunyah karena tekstur bisa diikuti oleh ibunya," kata dia.

Mengolah MPASi dimulai dari menakar porsi. Dokter Tan menyarankan porsi makan bayi bisa diukur menggunakan genggaman tangan bayi.

"Satu genggaman tangan bayi adalah banyaknya karbohidrat yang perlu dia konsumsi sekali makan. Besar telapak tangan dan tebalnya adalah jumlah protein, satu rauk tangan bayi adalah porsi buah dan satu rauk tangan lagi adalah sayur, mentah ya, lalu nanti dimasak. Untuk lemak, sebesar satu jempol bayi."

Bayi nyatanya juga tak memerlukan bumbu-bumbu aromatik apalagi gula dan garam. "Bumbu bawang dan lain-lain itu tidak perlu, bayi enggak butuh itu," kata dia.

"Jadi hati-hatilah saat memberikan bumbu tambahan pada MPASi. Bayi itu bukan orang dewasa mini yang seleranya sama dengan selera mamanya. Anak GTM dikasi bumbu ya tetap GTM wong dia kembung, atau tumbuh gigi," jelasnya.

Dokter Tan juga mengingatkan saat mengolah MPASI sebaiknya dilakukan menggunakan wadah yang baik dan tak perlu mahal.

"Enggak usah pakai food processor, diulek lalu saring saja. Pakai pancinya juga yang besi, stainless atau enamel saja enggak usah yang marble atau granit. Asal jangan alumunium ya, hati-hati pakai wadah alumunium," tukas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini