Bunda, Rasa Cemas Bisa Bikin Bayi Tolak Minum ASI, Lho!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 481 2432777 bunda-rasa-cemas-bisa-bikin-bayi-tolak-minum-asi-lho-kgOwGLVKYR.jpg Ilustrasi (Foto : Momjunction)

PROSES menyusui ASI adalah momen yang harus diterima dan dinikmati oleh semua ibu. Dengan perasaan bahagia ibu menyusui, ternyata itu terbukti memberi kebaikan pada si bayinya.

"Saat si ibu bahagia memberikan ASI buat bayinya, produksi ASI pun akan meningkat dan kualitas ASI yang dihasilkan akan jauh lebih baik," kata Psikolog Klinis, Indria Laksmi Gamayanti, dalam Talkshow Virtual Hari Keluarga Nasional 2021 'Keluarga Keren Cegah Stunting', Selasa (29/6/2021).

Ibu Menyusui

Karena itu, penting sekali untuk para ibu menyusui merasa senang dan bahagia saat memberikan ASI. Gama, sapaan akrabnya, menjelaskan apa yang bakal terjadi saat si ibu merasa cemas saat menyusui.

"Beda dengan ibu yang menyusui dalam kondisi cemas, produksi asi menjadi sedikit dan juga anak bisa menolak minum ASI. Karena apa? Saat cemas, suhu tubuh si ibu meningkat, detak jantung jadi cepat, dan ini yang membuat anak enggak nyaman di dekapan ibunya dan pada akhirnya menolak minum ASI," terangnya.

Baca Juga : Cara Ketahui Kecukupan ASI Si Kecil, Simpel Kok Bunda!

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK) itu pun menyarankan agar saat menyusui, para ibu tidak sembari memegang ponsel. "Berikan perhatian Anda sepenuhnya pada si bayi karena ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi tumbuh kembangnya," sarannya.

"Salah satu masalah yang bisa timbul akibat paparan sinar gadget pada bayi adalah masalah terlambat bicara atau speech delay. Untuk itu, gadget tidak boleh diperkenalkan pada anak di bawah 2 tahun," tambahnya.

Lebih lanjut, Prof Hartono Gunardi, SpAK, yang juga seorang Ketua Satgas Stunting Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar anak-anak di bawah 2 tahun tidak boleh berinteraksi dengan layar gadget.

"IDAI tidak menganjurkan anak usia di bawah 2 tahun memiliki pajanan layar gadget karena memberikan efek buruk pada pertumbuhannya," tegasnya di acara yang sama.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini