Karyawannya Positif Covid-19, Susi Pudjiastuti Beri Ivermectin dan Pulih dalam 7 Hari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 481 2433041 karyawannya-positif-covid-19-susi-pudjiastuti-beri-ivermectin-dan-pulih-dalam-7-hari-8dDkMFpscn.jpg Susi Pudjiastuti menggunakan ivermectin untuk mengobati karyawannya yang positif covid-19. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

BARU-baru ini mantan menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti mengumumkan bahwa karyawan yang bekerja di rumahnya positif terinfeksi covid-19. Hal tersebut ia sampaikan dalam unggahan terbarunya di akun Instagram @susipudjiastuti115.

Susi Pudjiastuti yang mengenakan pakaian merah muda mengingatkan kepada masyarakat bahwa covid-19 itu nyata dan tiap hari makin dekat dengan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa delapan karyawannya telah menjadi korban keganasan covid-19. Ini sempat membuatnya sangat khawatir.

Baca juga: Obat Cacing Cuma Boleh Diminum 6 Bulan Sekali, Amankah Ivermectin Dikonsumsi Tiap Hari? 

"Tiga isolasi mandiri di tempat kita, yang lain di rumahnya masing-masing. Di tengah kegalauan, akhirnya saya harus menghubungi Pak Erick Thohir atas beberapa penelitian dan artikel yang muncul di beberapa media tentang ivermectin," kata Susi Pudjiastuti dalam video unggahannya.

Obat terapi covid-19 ivermectin.

Lebih lanjut wanita nyentrik ini juga coba memadukan resep sesuai anjuran dokter yang ada di Pangandaran untuk isolasi mandiri memakai paracetamol, ivermectin, dan beberapa multivitamin. Susi mengakui bahwa awalnya tidak meyakini cara tersebut karena dirinya bukan dokter.

Baca juga: Jadi Calon Obat Covid-19, BPOM Minta Masyarakat Tak Berburu Ivermectin Online 

Namun dalam keputusasaan dan kesulitan penuhnya rumah sakit dan lain-lain, Susi mulai berpikir apa pun patut dicoba supaya bisa segera pulih dari covid-19. Lalu untungnya pada hari ketujuh, semua karyawan Susi yang terinfeksi sudah dinyatakan negatif.

"Kadang kita memang membuat suatu keputusan yang akhirnya harus kita lakukan. Saya berharap ilmuwan, dokter medis Indonesia bisa segera menjadikan risetnya untuk memastikan apa yang bisa menjadi terapi covid-19 ini," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini