Menkes Budi: Vaksin Tidak Membuat 100% Kebal seperti Superman

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 481 2433205 menkes-budi-vaksin-tidak-membuat-100-kebal-seperti-superman-3Yef1K7Muu.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

LEDAKAN kasus covid-19 di Tanah Air makin memperihatinkan. Meski saat ini sudah banyak masyarakat yang mendapat vaksin covid-19, jumlah kasus positif terus meningkat. Salah satu hal yang diduga menjadi penyebab kenaikan angka positif tersebut adalah sikap masyarakat yang masih belum tertib menerapkan protokol kesehatan.

Dalam sesi jumpa pers virtual menyambut kedatangan vaksin covid-19 tahap ke-18, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berpesan kepada masyarakat untuk tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal yang sama juga berlaku terhadap masyarakat yang sudah mendapat vaksinasi covid-19.

Baca juga: Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap Ke-18, Menkes Budi: Stok Makin Banyak 

"Vaksin ini tidak akan membuat kita 100 persen kebal seperti Superman terhadap virus covid-19. Vaksin ini akan membuat tubuh kita menjadi lebih tahan dan cepat mengidentifikasi kalau kemasukan virus, dan lebih cepat merespons melawan virus tersebut. Sehingga orang yang divaksin masih bisa terkena virus covid-19," terang Menkes Budi, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (30/6/2021).

Menkes Budi Gunadi Sadikin sambut kedatangan vaksin covid-19 tahap ke-18. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Ia menjelaskan bahwa vaksinasi covid-19 efektif mengurangi tingkat keparahan pasien. Seseorang yang tadinya penyakitnya berat akan menjadi ringan, sementara yang penyakitnya ringan akan menjadi tanpa gejala. Meski demikian, hal paling berbahaya adalah seseorang masih bias menularkan virus covid-19.

Baca juga: Pemerintah Indonesia Kembali Datangkan Vaksin Covid-19, Tiba Siang Ini 

Oleh karena itu, Menkes Budi meminta masyarakat yang sudah divaksin tetap wajib menjalankan protocol kesehatan, terutama memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Kondisi kita memang sedang tinggi, dan pemerintah kita sudah mengantisipasi sejak sebelum Lebaran dengan mempersiapkan rumah sakit. Jadi tolong kami dengan tinggal di rumah jika tidak ada kegiatan yang tidak perlu sehingga kita bias mengurangi laju penularan ini, melindungi diri kita sendiri, tetangga kita, dan seluruh rakyat Indonesia," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini