Pegal Usai Suntik Vaksin Covid-19, Dokter Dirga: Kompres Air Hangat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 21:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 481 2433481 pegal-usai-suntik-vaksin-covid-19-dokter-dirga-kompres-air-hangat-ZHQrctGeHA.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19 dikatakan Vaksinolog Dokter Dirga Sakti Rambe adalah hal wajar sebagai reaksi tubuh. Efek samping itu juga mengartikan vaksin bekerja di tubuh Anda.

"Saat vaksin dimasukkan lewat otot di lengan, komponen yang ada di dalam vaksin memberikan sinyal ke tubuh dan ini yang kemudian dirasakan oleh seseorang sebagai reaksi pascavaksinasi. Reaksi itu tanda kalau vaksin bekerja di tubuh Anda," katanya saat talkshow virtual di Okezone Stories, Rabu (30/6/2021).

Meski ada KIPI ini, dr Dirga menekankan kepada masyarakat bahwa kita semua harus yakin bahwa manfaat yang diberikan vaksin Covid-19 akan jauh lebih besar dibandingkan efek samping yang muncul. "Normalnya efek samping terjadi pada 1x24 jam atau 2x24 jam," sambungnya.

Vaksin Covid-19

Nah, terkait dengan efek samping yang muncul, menurut dr Dirga, masyarakat juga jangan takut berlebihan, karena KIPI yang muncul didominasi oleh reaksi yang ringan seperti pegal di area suntikan, badan demam ringan, atau juga sakit kepala.

'Ya, banyak juga yang melaporkan setelah divaksin jadi ngantuk atau juga baperan. Semua itu hal yang wajar dan tanda vaksinnya bekerja," terangnya sekali lagi.

Baca Juga : Jangan Panik, Lakukan Ini jika Alami Efek Samping Usai Vaksinasi Covid-19

Cara menangani reaksi itu pun tak harus dibuat repot. Jika Anda mengalami pegal di area suntikan, dr Dirga menyarankan untuk kompres lengan Anda dengan air hangat.

"Jadi, kalau pegal-pegal terasa enggak nyaman, kompres saja dengan air hangat. Lalu kalau anget anget gitu badannya, banyakin aja minum air putih. Nah, kalau demamnya lumayan tinggi boleh minum paracetamol," sarannya.

Kondisi akan berbeda jika gejala menetap lebih dari 2 hari. "Kalau terus terusan ada reaksinya, maka segera datang ke dokter atau ke fasilitas kesehatan untuk diidentifikasi lebih lanjut dan mendapat pertolongan," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini