Share

41 Tahun Tinggal di Hutan, Pria Ini Tak Kenal Wanita dan Dijuluki Tarzan

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 612 2433823 41-tahun-tinggal-di-hutan-pria-ini-tak-kenal-wanita-dan-dijuluki-tarzan-7VzqWiX3Aa.jpg Ilustrasi Tarzan di hutan belantara. (Foto: Wirestock/Freepik)

TARZAN adalah tokoh fiksi dalam film. Ia hidup menetap di hutan dan digambarkan memiliki insting layaknya hewan. Namun ternyata Tarzan tidak hanya ada dalam cerita. Ada beberapa kejadian di dunia nyata yang terkuak mengenai sosok manusia yang dianggap Tarzan di kehidupan nyata, salah satunya seperti yang terjadi di Vietnam.

Adalah sosok pria bernama Ho Van Lang yang telah menetap di hutan belantara di Distrik Tay Tra, Provinsi Quang Ngai, Vietnam. Ia hidup selama 41 tahun bersama sang ayah serta satu saudara laki-lakinya.

Baca juga: Daftar 13 Hotel Isolasi Mandiri OTG Covid-19 di DKI Jakarta 

Dikutip dari laman Times Now News, Kamis (1/7/2021), kisah dari sosok yang dijuluki sebagai "Tarzan Sesungguhnya di Dunia Nyata" ini berawal pada tahun 1972 ketika Perang Vietnam masih berkecamuk.

Saat itu Lang melarikan diri ke hutan usai bom yang dijatuhkan tentara Amerika Serikat menghujani tempat dia tinggal dan membunuh ibunya serta dua saudara kandungnya.

Ho Van Lang si Tarzan di hutan belantara Vietnam. (Foto: Docastaway/Times Now News)

Semenjak kejadian tersebut hingga selama lebih dari 4 dekade, Lang beserta ayah serta satu saudaranya memutuskan hidup dan menetap di hutan tempat mereka melarikan diri tersebut.

Selama itu, ketiganya hidup layaknya Tarzan sang manusia hutan. Mereka berburu dan memakan madu, buah-buahan, serta beberapa makhluk hutan. Lalu membangun rumah tempat berlindung. Saat melihat manusia lain, layaknya hewan, mereka pun berlari menghindarinya.

Baca juga: Anak Tiba-Tiba Jadi Banyak Tidur, Waspada Gejala Berbahaya Covid-19 

Ditemukan pada 2015

Pada 2015, seorang fotografer bernama Alvaro Cerezo berhasil menemukan dan "menyelamatkan" ketiganya dari kehidupan yang terisolasi tersebut. Mereka lalu dibawa ke permukiman manusia yang terletak di desa setempat.

Saat ditemukan, ayah Lang mengakui bahwa ia memiliki fobia atau ketakutan mendalam terhadap kehidupan manusia dan tidak percaya bahwa Perang Vietnam telah berakhir.

Hal yang lebih mengejutkan, walau mengerti bahwa manusia terdiri dari dua jenis kelamin, Lang tidak mengetahui perbedaan mendasar antara pria dan wanita.

"Mereka selalu kabur jika melihat orang dari kejauhan. Lebih mengejutkan lagi adalah bahwa hari ini, meskipun bisa membedakan antara pria dan wanita, dia masih tidak mengetahui perbedaan mendasar di antara mereka," ujar Cerezo saat diwawancarai media Australia usai menemukan Lang.

Baca juga: Presiden Jokowi Tetapkan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021, Mal Tutup! 

Cerezo menambahkan, "Saya dapat memastikan bahwa Lang tidak pernah memiliki hasrat seksual dan naluri reproduksinya seakan tidak berfungsi sesuai aspeknya."

Salah seorang anggota keluarga Lang bernama Tri mendeskripsikan sosoknya sebagai "seorang bayi dewasa" karena tidak memahami konsep dasar manusia dan kehidupan sosial.

"Lang telah menghabiskan sebagian hidupnya di hutan, jadi otaknya seperti bayi. Jika saya meminta Lang menghajar seseorang, dia akan melakukannya dengan keras. Dia tidak tahu perbedaan antara baik dan buruk. Lang bagaikan seorang anak kecil," ujar Tri.

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Aturan WFH dan WFO untuk Perkantoran 

Kini Lang Mampu Beradaptasi

Walau sempat dibalut kekhawatiran akan tingkah laku Lang yang bisa saja mengancam orang lain sewaktu-waktu di awal penemuannya, perlahan tapi pasti Lang bisa beradaptasi dengan kehidupan manusia.

Lang menganggap bahwa kehidupan manusia modern "berisik", namun ia takjub dan senang ketika menyaksikan hewan dapat bersahabat dengan manusia seperti dirinya.

"Di hutan, hewan selalu lari dari saya," ujar Lang singkat menjelaskan hubungannya dengan lingkungannya saat menjalani hidup di hutan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini