Kenali 7 Tanda Anak Anda Dilanda Stres

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 612 2433945 kenali-7-tanda-anak-anda-dilanda-stres-KKdi18lXpx.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

KASUS positif Covid-19 pada anak-anak di Indonesia tengah meningkat. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sebanyak 12,5 persen dari kasus positif Covid-19 Indonesia terjadi pada anak usia 0-18 tahun.

Bakan, 3-5 persen dari anak yang positif Covid-19 meninggal dunia, Selain itu, tercatat 50 persen di antara pasien Covid-19 adalah balita.

Alhasil menjadikan Indonesia tergolong jadi salah satu negara yang mencatat tingkat kematian anak akibat Covid-19 tertinggi di dunia.

Di sisi lain, dr. Irwan Heriyanto Chief of Medical Halodoc menyebutkan para orangtua harus mengingat bahwa bukan hanya kesehatan fisik anak, tapi kesehatan mental anak juga perlu dijaga.

Anak Stres

“Saat ini, para orang tua juga dituntut untuk bisa melihat mengenali tanda, ketika sang anak mengalami tekanan emosional karena pandemi,” ujar dr. Irwan

Dokter Irwan menyebutkan lebih lanjut, karena gejala stres pada anak yang tak mudah dikenali, sayangnya kesehatan mental pada anak memang kerap luput dari perhatian orang tua.

“Kesehatan mental pada anak masih kerap terabaikan karena gejalanya yang tidak mudah untuk dikenali. Sebagai orang tua, kita bisa mulai mengajak anak untuk berbicara tentang apa yang mereka rasakan untuk membantu menjaga kesehatan mental mereka,” tambah dr. Irwan.

Lalu apa saja gejala bahwa anak mengalami stres yang wajib dikenali orang tua, terutama di tengah situasi pandemi seperti saat ini? Sebagaimana dikutip dari siaran media Halodoc yang diterima Redaksi MNC Portal Indonesia baru-baru ini, berikut tujuh tanda stres pada anak.

1. Kerap rewel dan cepat marah, lebih mudah terkejut dan menangis, dan lebih susah untuk dihibur.

2. Tertidur dan lebih sering terbangun di malam hari.

3. Kecemasan perpisahan tampak lebih melekat, menarik diri, atau ragu-ragu untuk mengeksplorasi lebih jauh.

4. Memukul, frustrasi, menggigit, dan lebih sering mengamuk atau amukan yang lebih intens.

5. Hilangnya minat pada aktivitas yang sebelumnya disukai dan dinikmati.

6. Ada perubahan nafsu makan, berat badan atau pola makan. Contohnya seperti tidak pernah lapar atau makan terus sepanjang waktu.

7. Adanya masalah terkait dengan memori, pemikiran, atau konsentrasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini