Sebelum Disuntik, Ini Efek Samping Vaksin Moderna Harus Diketahui

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 481 2434351 sebelum-disuntik-ini-efek-samping-vaksin-moderna-harus-diketahui-UyjVmG53Jj.jpg Vaksin Moderna (Foto : Marca)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memasukkan nama vaksin Moderna ke dalam daftar vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia, menyusul Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Vaksin dengan platform mRNA pertama yang datang ke Indonesia ini diklaim memiliki kinerja sangat baik di tubuh kelompok masyarakat usia 18 hingga 65 tahun yaitu 94,1 persen. Pada kelompok usia di atas 65, vaksin ini pun tetap dinyatakan baik dengan kemanjuran 86,4 persen.

Vaksin Moderna dinyatakan aman untuk penderita komorbid. Bahkan, efektivitas yang dihasilkan dari uji klinis fase 3 pada kelompok masyarakat dengan penyakit komorbid dikatakan BPOM serupa dengan kelompok tanpa komorbid.

Vaksin Moderna

"Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan BPOM bersama dengan tim ahli komite nasional penilai vaksin Covid-19 dan ITAGI, menunjukkan bahwa secara umum keamanan vaksin dapat ditoleransi baik reaksi lokal maupun suspenik dengan tingkat keparahan grade 1 dan 2," kata Penny K. Lukito, Kepala BPOM, dalam keterangan pers virtual, Jumat (2/7/2021).

Baca Juga : Indonesia Gunakan Vaksin Moderna dengan Efektivitas 94,1%

Meski demikian, ada beberapa efek samping vaksin Moderna yang harus diperhatikan oleh masyarakat. Apa saja efek samping yang sering terjadi pascavaksinasi Moderna?

- Nyeri

- Kelelahan

- Nyeri di tempat suntikkan

- Sakit Kepala

- Nyeri Otot dan Sendi

"Kejadian ini umumnya didapatkan setelah penyuntikkan dosis vaksin kedua," terangnya.

Vaksin Moderna diberikan ke masyarakat dengan dua dosis, berjarak 1 bulan antara dosis pertama dengan dosis kedua. Secara teknis, penyuntikan vaksin Moderna serupa dengan vaksin lain yaitu injeksi di lengan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini