Ini Dia Sosok Bocah yang Dulu Tanya ke Soeharto "Kenapa Presiden Cuma 1?"

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 612 2434485 ini-dia-sosok-bocah-yang-dulu-tanya-ke-soeharto-kenapa-presiden-cuma-1-GT8fxtBcUF.jpg Presiden Soeharto di acara Gelantara 1994. (Foto: YouTube HM Soeharto)

PADA masa jabatannya, Presiden Soeharto kerap mengadakan kegiatan untuk masyarakat, salah satunya Gelar Nusantara Anak Indonesia atau Gelantara. Acara ini sebagai bentuk peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta.

Dalam sebuah video dokumentasi yang diunggah kanal YouTube HM Soeharto berjudul "Temu Wicara Presiden Soeharto pada Hari Anak Nasional di Istana 13-07-1994", ada satu momen yang cukup menyita perhatian publik.

Baca juga: Viral 3 Wanita Kembar Kompak Hamil, Bakal Melahirkan di RS dan Dokter yang Sama 

Seorang bocah menanyakan hal unik dan membuat Pak Harto tercengang. Bocah itu bernama Hamli asal Sulawesi Selatan.

"Nama saya Hamli dari Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai. Saya mau tanya, mengapa presiden di Indonesia cuma satu, padahal Indonesia sangat luas?" tanya Hamli.

Viral sosok bocah penanya ke Presiden Soeharto di acara Gelantara 1994. (Foto: YouTube HM Soeharto)

Sontak gelak tawa memecah suasana hening saat itu. Orang-orang yang tepat di samping Presiden Soeharto pun ikut tertawa.

"Presiden itu hanya 1 untuk memimpin negara dan bangsa. Kalau sampai 2 atau 3, nanti lantas tidak bisa berjalan dengan baik. Banyak pemimpin, banyak kapten, kemudian lantas negara menjadi rusak," jawab Soeharto.

Baca juga: Viral Mboke Memey TKW di Hong Kong, Gaji Besar dan Sering Keliling Luar Negeri 

Pak Harto pun melanjutkan penjelasannya dengan terus mengurai senyum dan menggunakan bahasa yang dapat diterima anak-anak.

"Tapi terang bahwasanya presiden yang satu ini hanya melaksanakan apa yang diputuskan oleh rakyat melewati MPR. Walaupun satu tapi sebenarnya terikat. Terikat pada garis besar negara, terikat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945. Jadi memang ndak boleh, jadi memang (presiden) hanya satu saja untuk 5 tahun, nanti dipilih lagi, begitu seterusnya," terang Soeharto.

Kemudian Pak Harto lantas bertanya balik ke bocah itu. Pertanyaan Pak Harto langsung membuat suasana hening.

"Kenapa kamu tanya begitu? Sama yang suruh siapa? Karena hanya ingin tahu saja?" tanya Soeharto sambil tertawa.

"Kalau di rumah juga begitu. Kan tidak ada bapak 2, 3, ya to? Bapaknya hanya 1 to? Nah iya, yang pimpin rumah tangga ya bapakmu, hanya 1 juga," jelasnya.

Baca juga: Viral Risma TKW Sukses Jualan Camilan di Makkah, Penghasilannya Triliunan Rupiah 

Kini bocah bernama Hamli tersebut sudah berusia dewasa. Melalui kanal YouTube Farhan Perdana, Kamis 1 Juli 2021, sang pemilik akun pun mencari sosok Hamli.

"Halo nama saya Hamli. Saya peserta Gelantara Tahun 1994 yang lagi banyak dibicarakan di YouTube. Yang tanya ke Pak Soeharto kenapa presiden Indonesia cuma 1, padahal Indonesia sangat luas?" ucapnya dalam video tersebut.

"Banyak juga yang mengira saya sudah meninggal. Sampai sekarang alhamdulillah saya masih hidup," kata Hamli.

Kemudian ia menunjukkan piagam yang menjadi bukti bahwa bocah tersebut benar dia. Piagam itu tampak sudah menguning termakan usia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini