Kisah Sherly Lembono, Mama Muda Cantik Pendonor ASI dari Surabaya

Ali Masduki, Jurnalis · Sabtu 03 Juli 2021 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 03 612 2434958 kisah-sherly-lembono-mama-muda-cantik-pendonor-asi-dari-surabaya-apM8GOQ2aL.jpg Sherly Lembono (Foto : Instagram/@sherlylembono)

SOSOK Sherly Lembono mencuri perhatian publik belum lama ini. Sherly merupakan mama muda yang mengirimkan Air Susu Ibu (ASI) miliknya ke Panti Asuhan Pondok Hayat Surabaya beberapa waktu lalu.

Pemberian perempuan kelahiran 14 Oktober 1994, Surabaya tersebut bagai bagai oase di padang pasir untuk anak-anak yang kurang beruntung. Ibu dari balita Jason Miles Gamafu tersebut rajin mendonorkan ASI-nya kepada anak-anak yang kurang beruntung di Panti Asuhan Pondok Hayat Surabaya sejak awal tahun 2020.

Sherly Lembono

Memiliki ASI melimpah, istri dari Andes Gamafu Tan tersebut memberikan sedikitnya 400 pics ASI ke Panti Asuhan setiap bulan. Kini dia lebih sering berbagi ASI langsung ke orang pribadi. Selain berbagi ASI, Sherly juga tidak bosan-bosan berbagi tips kepada ibu-ibu yang ASInya kurang lancar.

Baca Juga : Ussy Sulistiawaty Donorkan ASI untuk Anak Rachel Maryam

Kegiatan donor ASI ini dia lalukan karena memang memiliki ASI yang berlimpah dan tidak ingin ASInya sia-sia. Sherly mengungkapkan, setiap 2 jam sekali memompa ASI. Itu dilalukan sampai 6 hingga 8 bulan. Sehingga dalam sehari bisa pompa sampai 12 kali.

Sherly Lembono

Lantas apa rahasianya agar memiliki ASI berlimpah? Mama cantik ini menuturkan, bagi ibu-ibu yang ASI nya kurang banyak harus harus pompa ASI setiap dua jam sekali. Kalau sudah satu tahun lebih, boleh dikurangi menjadi tiga sampai enam jam sekali.

Selain itu, ibu menyusui dianjurkan memperbanyak konsumsi sayur, daun katup, kacang-kacangan dan makan berprotein seperti daging. Kemudian istirahat cukup, tidak boleh banyak pikiran, dan tidak boleh capek. Karena berpengaruh pada jumlah kualitas ASI dan mengurangi banyak hormon.

Kalau ingin ASI keluar lebih banyak, power pumping bisa dimulai dari pukul 24.00 WIB sampai 05.00 WIB. 15 menit pumping, istirahat dulu 10 menit, selanjutnya 15 menit pumping lagi. Yang pasti tidak boleh diet karena bisa mengurangi ASI. Dukungan dan peran suami juga sangat penting.

Sherly berharap apa yang sudah dilakukanya ini bisa menginspirasi ibu-ibu untuk tetap semangat dan berusaha supaya bisa mengeluarkan ASI yang melimpah, serta tidak mudah males dan lelah demi sang buah hati. Namum bagi ibu-ibu yang tidak bisa keluar ASI juga tidak apa-apa, jangan kwatir atau sedih. Ia bersedia melayani konsultasi kapan saja.

Pendonor ASI

"Mudah-mudahan saya tetap bisa membantu orang lain dan memberi masukan atau tips supaya mereka termotivasi. Dan mudah-mudahan saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi supaya bisa membatu sesama," katanya.

Bukan hanya berbagi ASI, Sherly juga rajin berbagi hadiah gratis di media sosial Instagramnya. Dia kerap mendapatkan tawaran endorse dan mengajak toko online untuk berbagi kepada sesama di masa ekonomi yang sulit seperti saat ini. Hal itu dia lakukan supaya bisa membantu sesama yang membutuhkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini