Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Diderita Jane Shalimar Sebelum Wafat karena Covid-19

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 04 Juli 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 481 2435191 mengenal-pneumonia-penyakit-yang-diderita-jane-shalimar-sebelum-wafat-karena-covid-19-d1wUOPzYSQ.jpg Jane Shalimar. (Foto: Okezone)

Salah satu hal yang membuat pneumonia sangat sulit untuk dideteksi adalah karena tidak ada penyebab tunggal, dan tidak ada faktor risiko tunggal untuk penyakit ini.

Usia pun dianggap menjadi salah satu dari beberapa faktor risiko, itulah sebabnya orang lanjut usia yang berusia di atas 65 tahun dianggap berisiko khusus untuk jenis infeksi ini.

Baca juga: Mengenang Jane Shalimar, Debut sebagai Bintang Iklan hingga Aktif Berpolitik 

Orang muda, terutama bayi, juga berisiko tinggi terkena pneumonia, seperti halnya orang dewasa dengan penyakit paru-paru seperti COPD.

Pada lansia, faktor-faktor risiko ini semakin menjadi-jadi dan menimbulkan ancaman yang bahkan lebih besar. Selain itu, pada lansia penyakit pneumonia terbilang rawan karena infeksi cenderung jatuh pada ujung spektrum yang parah.

Jane Shalimar. (Foto: Instagram @janeshalimar_1)

Meski faktor risiko dari penyakit ini terlalu luas, ada kekhasan yang bisa dilihat di lansia, yaitu mudahnya lansia mengalami flu.

Tidak hanya itu, lansia dengan penyakit ini juga biasanya mengalami masalah batuk atau immunocompromised. Batuk yang terus-menerus adalah penyebab kekhawatiran karena itu merupakan tanda potensial penyakit yang mendahului pneumonia.

Baca juga: Jane Shalimar Dimakamkan di TPU Jeruk Purut dengan Protokol COVID-19 

Selain batuk dan flu, penyakit ini juga bisa ditandai dari kebingungan dan kelemahan yang dirasakan lansia. Kebingungan umumnya spesifik untuk manula dengan pneumonia daripada pasien yang lebih muda, sehingga dokter dapat menilai gejala ini secara khusus.

Fakta bahwa paru-paru tidak menyerap oksigen, berarti tubuh secara keseluruhan, termasuk jantung, otot, dan otak, mungkin tidak berfungsi pada kapasitas penuh mereka. Kekurangan oksigen ini bahkan dapat menyebabkan bibir dan ujung jari atau jari kaki membiru dan gejala-gejala yang mengkhawatirkan ini adalah tanda infeksi serius.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini