Diselamatkan dari Pressure Test, Bryan MCI 8 Disebut "The Lucky Guy"

Ahmad Haidir, Jurnalis · Minggu 04 Juli 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 612 2435218 diselamatkan-dari-pressure-test-bryan-mci-8-disebut-the-lucky-guy-AwWqlXTK6K.jpg Bryan MasterChef Indonesia Season 8. (Foto: Instagram @bryan.mci8)

PERHELATAN MasterChef Indonesia (MCI) Season 8 Episode 11 kemarin, Sabtu 3 Juli 2021, sarat akan kejutan. Dimulai dari peserta yang pertama kali memasak di luar Gallery Masterchef lantas diberikan Offsite Challenge, yakni tantangan menghidangkan makanan tidak hanya untuk juri tetapi juga seluruh kru dari sinetron Ikatan Cinta.

Pada perhelatan Offsite Challenge tersebut, peserta dari Tim Merah yang dikomandani Jesselyn sebagai kapten tim harus mengakui keunggulan dari Tim Biru yang dipimpin Fabs. Dengan demikian, Tim Merah yang beranggotakan Jesselyn, Bryan, Nadya, Thea, dan La Ode harus rela masuk Pressure Test.

Baca juga: La Ode dan Bryan Selamat, 3 Peserta Tentukan Nasib di Pressure Test Ronde 2 Hari Ini 

Usai menyelesaikan Offsite Challenge, tibalah saatnya bagi para peserta yang masuk Pressure Test untuk kembali memasak di Gallery MasterChef Indonesia dan memperjuangkan nasibnya.

Namun sebelum memulai Pressure Test, kedua juri yakni Chef Juna Rorimpandey dan Chef Renatta Moeloek terlebih dahulu memberikan mini games kepada peserta, yaitu tantangan memarut kelapa dengan ketentuan total parutan mendekati 200 gram hanya dalam waktu 3 menit.

MasterChef Indonesia Season 8. (Foto: Instagram @masterchefina)

Mini Games Parut Kelapa

Adapun tantangan yang diberikan oleh juri pada Mini Games sebelum memulai Pressure Test tersebut adalah peserta diharuskan untuk memarut kelapa dengan ketentuan berat parutan harus mendekati 200 gram dan tidak boleh melebihi itu.

Setelah menyelesaikan tantangan dan dilakukan penjurian, La Ode dinyatakan sebagai pemenang dari Mini Games tersebut.

Baca juga: Amanda Manopo Suapi Arya Saloka, Tim Biru Menang Offiste Challenge MasterChef Indonesia 

Bagaikan ketiban durian runtuh, keistimewaan yang didapat La Ode usai memenangkan mini games tersebut tidak main-main. Ia dinyatakan lolos secara otomatis dari Pressure Test oleh Chef Juna dan Chef Renatta.

Saat ditanya perasaannya dinyatakan lolos dari Pressure Test, La Ode memberikan jawaban singkat yang lantas membuat suasana makin riuh.

"Senang sekali chef, langsung top 10," ucapnya yang mengundang gelak tawa dewan juri.

Bryan Menyusul La Ode Terbebas dari Pressure Test

Tidak sampai di situ, kejutan lain kemudian datang tatkala dewan juri memberikan keputusan bahwa sebagai pemenang di Offsite Challenge, Tim Biru mendapat keistimewaan luar biasa yakni berhak menentukan satu peserta yang akan diselamatkan dari Pressure Test.

Usai melakukan diskusi yang tampak cukup alot, Fabs mewakili Tim Biru memutuskan bahwa Bryan-lah peserta yang dipilih untuk diselamatkan.

Baca juga: Civil War MasterChef Indonesia, Pemain Ikatan Cinta Tentukan Nasib 11 Peserta 

Mendengar hal itu, Bryan seakan tidak percaya. "Ini beneran saya yang diselamatkan?" ujarnya senang sekaligus keheranan.

Mengetahui hal tersebut, salah satu dari peserta Pressure Test yang tersisa yakni Nadya memberikan tanggapannya. "Ketika Tim Biru memutuskan Bryan yang diselamatkan, well i think Bryan is the lucky guy," ucap Nadya yang juga digosipkan memiliki hubungan spesial dengan Bryan tersebut.

Berdasarkan keputusan itu, para peserta yang harus berjuang di Pressure Test untuk menyusul lolos ke babak selanjutnya menjadi tersisa tiga peserta saja yakni Nadya, Thea, serta Jesselyn.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini