Cerita di Balik La Ode Juara Parut Kelapa dan Bebas dari Pressure Test MCI 8

Ahmad Haidir, Jurnalis · Minggu 04 Juli 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 612 2435274 cerita-di-balik-la-ode-juara-parut-kelapa-dan-bebas-dari-pressure-test-mci-8-eCW5zfqwSq.jpg La Ode MasterChef Indonesia Season 8. (Foto: Instagram @wonderfoel_)

PERHELATAN MasterChef Indonesia (MCI) Season 8 telah memasuki episode ke-11 pada Sabtu 3 Juni 2021 kemarin. Di sana ada dalam Offsite Challenge yang mengharuskan ke-11 peserta memasak untuk seluruh kru sinetron Ikatan Cinta.

Peserta dari Tim Merah yang dikomandani Jesselyn sebagai kapten tim harus mengakui keunggulan Tim Biru yang dipimpin Fabs. Dengan demikian, Tim Merah yang beranggotakan Jesselyn, Bryan, Nadya, Thea, dan La Ode harus rela untuk masuk Pressure Test.

Baca juga: La Ode dan Bryan Selamat, 3 Peserta Tentukan Nasib di Pressure Test Ronde 2 Hari Ini 

Usai menyelesaikan Offsite Challenge, tibalah saatnya bagi para peserta yang masuk Pressure Test untuk kembali memasak di Gallery MasterChef Indonesia Season 8 dan memperjuangkan nasibnya.

Namun sebelum memulai Pressure Test, kedua juri yakni Chef Juna Rorimpandey dan Chef Renatta Moeloek terlebih dahulu memberikan Mini Games kepada peserta, yaitu tantangan memarut kelapa dengan ketentuan total parutan mendekati 200 gram hanya dalam waktu 3 menit.

MasterChef Indonesia Season 8. (Foto: Instagram @masterchefina)

Mini Games Parut Kelapa

Mengetahui tantangan yang terdapat dalam Mini Games tersebut, La Ode peserta dari Indonesia Timur merasa optimis memenangkannya. Ini dikarenakan memarut kelapa adalah aktivitas yang sudah biasa dilakukan.

"Wah marut kelapa mah saya yakin bisa menang ini, biasa di kampung soalnya," ujar La Ode.

Baca juga: Diselamatkan dari Pressure Test, Bryan MCI 8 Disebut "The Lucky Guy" 

Saat juri menyatakan Mini Games dimulai, para peserta kemudian langsung bergegas memarut kelapa. Namun beberapa saat kemudian, mereka dihentikan oleh para juri karena semuanya lupa mengupas kulit kelapanya terlebih dahulu.

"Setop! Cmon guys, kalian masak beli kelapa parut ada coklatnya," sindir Chef Juna.

Setelah itu, peserta diminta mengulangi tantangan dengan mengelupas kulit kelapanya terlebih dahulu lantas diparut.

Seakan membuktikan omongannya, La Ode pun berhasil memenangkan tantangan tersebut setelah melalui proses penjurian. Hasil parutan kelapa miliknya menjadi yang paling mendekati berat 200 gram seperti yang telah ditentukan dewan juri.

Baca juga: Amanda Manopo Suapi Arya Saloka, Tim Biru Menang Offiste Challenge MasterChef Indonesia 

"Akhirnya saya merasakan menang di Gallery, walaupun cuma Mini Games," ucap La Ode senang.

Selepas Mini Games, seluruh peserta diminta mengambil nomor undian untuk menempati meja masing-masing, termasuk La Ode. Setelah mengambil nomor, tiba-tiba dewan juri mengumumkan keistimewaan apa yang akan didapatkan oleh La Ode sebagai pemenang dari Mini Games parut kelapa.

Secara mengejutkan, juri mengumumkan bahwa keistimewaan yang didapat La Ode adalah terbebas dari Pressure Test secara otomatis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini