Kucing dan Anjing Bisa Sebarkan Covid-19, Epidemiolog Minta Dokter Hewan Bertindak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 481 2435720 kucing-dan-anjing-bisa-sebarkan-covid-19-epidemiolog-minta-dokter-hewan-bertindak-uwZw6IXZD4.jpg Ilustrasi hewan peliharaan kucing bisa menyebarkan covid-19. (Foto: Jari Hytonen/Unsplash)

EPIDEMIOLOG dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan bahwa virus SARS-CoV2 penyebab covid-19 terbukti menyebar antar-manusia, antar-hewan, manusia ke hewan, dan hewan ke manusia. Kondisi ini harus disikapi serius oleh semua orang yang memiliki hewan peliharaan di rumah.

"Harus diketahui yang namanya corona virus bisa menginfeksi di antara hewan, di antara manusia, hewan ke manusia, maupun manusia ke hewan, khususnya mamalia. Ini yang belum banyak diingatkan sekarang," kata Dicky, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Oksigen Mulai Langka dan Mahal, Epidemiolog UI: Distribusi Harus Lebih Cepat 

Oleh karena itu, ia mengimbau pemilik hewan peliharaan tidak membiarkannya berkeliaran keluar rumah. Sebab, ini bisa meningkatkan risiko paparan covid-19 yang mungkin dibawa si hewan karena dia terinfeksi covid-19 di luar rumah.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Dicky menambahkan, di situasi seperti saat ini dokter hewan maupun dinas kesehatan hewan sudah harus mulai bergerak. Artinya, tenaga profesi tersebut sudah mulai mengimbau masyarakat mengenai risiko paparan covid-19 pada hewan.

"Saya kira dokter hewan sudah harus mulai bergerak, termasuk dinas kesehatan hewan. Mereka harus memberi pemahaman dan bagaimana mencegah covid-19 pada manusia maupun hewan. Menjaga kesehatan ini penting sebagai upaya pencegahan," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Saran Epidemiolog 

Di Eropa sendiri, para peneliti sudah membuktikan bahwa covid-19 dapat menyebar antar-tikus lab (mink) maupun mink ke manusia.

"Saya rasa di Indonesia data mengenai covid-19 pada hewan belum banyak, tapi tidak membuat upaya pencegahan tidak dilakukan," tambah Dicky.

Ia melanjutkan, ini bukan sesuatu kedaruratan, tetapi mesti disikapi serius karena data penelitiannya sudah ada. Maka itu, Dicky pun mengimbau para pemilik hewan peliharaan tidak membiarkan hewannya "keluyuran" karena dapat membawa virus ke rumah atau si hewan sakit karena terinfeksi virus.

"Untuk itu, saya mengingatkan sebagai upaya pencegahan bahwa bagi yang punya kucing, anjing, atau hamster, hewan peliharaan Anda harus dijaga kesehatannya di situasi seperti sekarang ini," sarannya.

Baca juga: Epidemiolog: Varian Baru Covid-19 Masuk ke Indonesia sejak Januari 2021 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini