Warga Borong Susu Beruang, Prof Ari: Lebih Sehat Tenang di Rumah dan Banyak Berdoa

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 481 2435731 warga-borong-susu-beruang-prof-ari-lebih-sehat-tenang-di-rumah-dan-banyak-berdoa-OSYcAcVVkQ.jpg Ilustrasi heboh panic buying susu beruang. (Foto: Shutterstock)

HEBOH susu beruang diborong masyarakat belum lama ini. Bahkan, video sejumlah orang berebut susu beruang sampai viral di media sosial.

Klaim susu beruang dapat menyembuhkan covid-19 ternyata diamini banyak masyarakat. Itu alasan kenapa akhirnya susu beruang laris manis dan harganya jadi melambung tinggi saat ini.

Baca juga: Usai Jadi Rebutan, Harga "Susu Beruang" di Marketplace Online Melonjak Jadi Rp49 Ribu 

Mengetahui kejadian ini, ahli kesehatan Profesor Ari Fahrial Syam merasa sedih. Ya, dalam cuitannya di Twitter belum lama ini dia mengaku sedih dengan adanya fenomena masyarakat memborong banyak benda di tengah melonjaknya kasus covid-19, salah satunya susu beruang.

"Sedih mendengar masyarakat borong susu, obat, oksigen, dan yang lainnya yang belum tentu perlu," ungkap Prof Ari di media sosial belum lama ini.

Viral panic buying susu beruang. (Foto: Instagram @lambe_turah)

Padahal, sambung dia, masyarakat yang sampai harus berburu susu beruang ke toko mempertaruhkan nyawanya untuk berkerumun dengan orang lain di tempat yang tertutup. Hal itu menimbulkan risiko dia terpapar covid-1 lebih tinggi dibandingkan manfaat dari susu beruang yang belum tentu ada.

"Risiko penularan terjadi saat (mereka) mengantre dan berebut produk tersebut. Belum lagi kepanikan bisa membuat stres dan ini memengaruhi daya tahan tubuh," jelasnya.

Baca juga: Viral Susu Beruang Rp50 Ribuan, Netizen: Nggak Masuk Akal! 

Prof Ari mengimbau masyarakat agar di saat seperti sekarang, cara paling bijak adalah tetap di rumah dan terus menjaga kesehatan tubuh serta jangan terlupakan yang namanya tetap berdoa.

"Tenang di rumah, banyak berdoa, itu lebih sehat," ujarnya.

Lebih lanjut, Dokter Faheem Younus yang berbasis di Amerika Serikat mengimbau masyarakat Indonesia tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Bahkan, dia mengatakan di Twitter kalau susu beruang itu tidak memiliki peran dalam pengobatan covid-19.

"My Indonesian Friends. This milk, or vitamins or ivermectin has no role in covid-19 treatment. (Susu ini, vitamin, atau ivermectin tidak memiliki peran dalam pengobatan covid-19)," tegasnya.

Baca juga: Kucing dan Anjing Bisa Sebarkan Covid-19, Epidemiolog Minta Dokter Hewan Bertindak 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini