Penyemprotan Disinfektan di Jalan, dr Faheem: Buang-Buang Waktu dan Uang

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 06 Juli 2021 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 612 2436606 penyemprotan-disinfektan-di-jalan-dr-faheem-buang-buang-waktu-dan-uang-e1VoIGjA1l.jpg Penyemprotan disinfektan ke jalanan disoroti Dokter Faheem Younus. (Foto: Twitter @FaheemYounus)

PRAKTISI kesehatan asal Amerika Serikat, Dokter Faheem Younus, kembali menyoroti penanganan pandemi covid-19 di Indonesia. Terbaru tentang penggunaan cairan disinfektan yang disemprotkan ke jalanan serta ruang terbuka.

Melalui akun media sosial Twitter-nya, dr Faheem mengatakan tindakan penyemprotan disinfektan ke jalan tersebut sia-sia karena membuang-buang waktu dan uang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia Dapat Sorotan Dokter di Amerika, Sampai Nge-Tweet Pakai Bahasa Indonesia 

"Benar-benar buang-buang waktu, uang, dan energi. Disinfeksi permukaan TIDAK diperlukan di jalan dan ruang terbuka," kata dr Faheem Younus, dikutip dari unggahan akun Twitter-nya, Selasa (6/7/2021).

Tweet Dokter Faheem Younus. (Foto: Twitter @FaheemYounus)

Berbeda dengan cairan disinfektan yang justru lebih efektif digunakan di rumah sakit atau untuk membersihkan kamar pasien covid-19. "Rumah sakit dan kamar dengan pasien COVID adalah cerita lain," cuitnya.

Baca juga: Dokter Faheem Younus: Susu Beruang Tak Miliki Peran Obati Covid-19 

Di cuitan lainnya, dr Faheem juga mengungkapkan bahwa penggunaan cairan disinfektan terlalu berlebihan dan lebih baik melakukan upaya preventif lainnya seperti mencuci tangan serta mengenakan masker. Dua hal tersebut lebih efektif mencegah persebaran virus corona.

"Disinfektan dinilai terlalu berlebihan. Cuci tangan Anda dan belanjakan uang Anda untuk masker," ungkap dr Faheem.

Seperti diketahui, pemilik akun @FaheemYounus ini belakangan kerap menyoroti penanganan pandemi covid-19 di Indonesia. Dokter asal Amerika Serikat itu juga kerap menulis menggunakan bahasa Indonesia di Twitter-nya.

Baca juga: Sering Luput Dibersihkan, 8 Benda Ini Bisa Jadi Sarang Virus 

Belum lama ini dia menyoroti soal fenomena panic buying salah satu merek susu beruang yang terjadi di Indonesia. Dia juga mendorong pemerintah menangkal hoaks atau informasi salah tentang covid-19.

"Pemerintah harus menggalakkan edukasi tentang COVID dgn ENERGI YG SAMA seperti para penyebar disinformasi. 'Kebohongan masih berkeliaran sementara kebenaran masih bersiap2 keluar'. Jgn hanya membela diri. Tegurlah nama2 besar penyebar disinformasi. Ambil alih kendali," cuitnya belum lama ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini