Prof Ari Ungkap Rahasia Cepat Sembuh dari Covid-19 dalam 7 Hari

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 22:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 481 2437181 prof-ari-ungkap-rahasia-cepat-sembuh-dari-covid-19-dalam-7-hari-czHAyzIyFH.jpg Guru Besar PKUI Profesor Ari Fahrial Syam membagikan rahasia bisa sembuh cepat dari covid-19. (Foto: YouTube Apa Kata Dokter Ari)

GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Profesor Ari Fahrial Syam belum lama ini mengumumkan dirinya baru sembuh dari covid-19. Cukup tujuh hari masa pengobatan yang dijalaninya hingga hasil tes PCR negatif covid-19.

Lewat tayangan di YouTube berjudul 'Tips Terbebas Covid-19 dalam 1 Minggu', Prof Ari membagikan rahasia bisa sembuh dalam waktu yang bisa dikatakan singkat. Apa saja rahasia itu?

Baca juga: 30 Ribu Orang Terinfeksi dalam Sehari, Kemenkes Sebut Pelacakan Masih Rendah 

"Setelah hasil PCR saya dinyatakan positif, saya langsung beri tahu teman-teman dan sekretaris untuk tracing dan alhamdulillah semuanya negatif. Ini menandakan teman dan orang yang kontak erat dengan saya menjalani protokol kesehatan dengan amat baik," kata Prof Ari, dikutip dari tayangan tersebut, Rabu (7/7/2021).

Terkait obat-obatan yang dikonsumsi, Prof Ari mendapat resepnya dari rekan sejawatnya. Ada dua dokter yang mengawal pengobatan Prof Ari, yaitu dokter spesialis penyakit dalam konsultan paru dan dokter spesialis paru.

"Saya langsung berkonsultasi dengan rekan saya itu, tidak lama berselang obatnya ada," kata Prof Ari yang merupakan dekan FKUI.

Covid-19. (Foto: Okezone)

Ia menekankan bahwa apa yang dilakukan adalah cara yang benar untuk mendapatkan obat-obatan yaitu berkonsultasi. Dia paham betul bagaimana tata laksana covid-19, bagaimana membaca obat, karena profesinya sebagai dokter.

Namun di sini, Prof Ari memosisikan diri sebagai pasien dan karena itu penting sekali tetap berkonsultasi dengan dokter, terlebih dokter yang berkecimpung langsung dengan kasus covid-19 sehari-harinya.

Baca juga: Tumbuh Kembang Anak Tetap Harus Jadi Perhatian Orangtua di Tengah Covid-19 

So, apa saja obat-obatan yang diminum Prof Ari?

- Favipiravir (antivirus)

- Azithromycin (antibiotik yang difungsikan sebagai anti-inflamasi dan imunomodulator)

- Vitamin A (400 IU)

- Vitamin D (5000 IU)

- Multivitamin yang mengandung vitamin C 750 mg dan zinc

- Dikombinasikan juga tablet vitamin C dosis 1000 mg yang non-acidic

"Alhamdulillah setelah dua atau tiga hari setelah minum obat, gejala-gejala yang saya rasakan berkurang semua," terang Prof Ari yang merupakan spesialis penyakit dalam.

Perlu diketahui, gejala yang dialami Prof Ari selama terinfeksi covid-19 terbilang ringan meski CT Value-nya 14,3. Jadi gejala yang muncul adalah pegal-pegal linu, meriang walau suhu tubuh tidak demam, dan hidungnya terasa panas.

"Saya tidak mengalami batuk, sesak napas, pilek berat, kalau bersin-bersin ada. Jadi, gejala covid-19 yang saya alami persis seperti orang lagi mau infeksi atau mau flu," paparnya di awal video.

Baca juga: Revisi Aturan WFH, Karyawan Sektor-Sektor Ini Diizinkan 50-100 Persen ke Kantor 

Kembali ke rahasia sembuh covid-19 dengan cepat, tidak hanya obat-obatan yang diandalkan Prof Ari, dia juga banyak istirahat, menjaga kesehatan mental, mengonsumsi makanan bergizi tinggi, olahraga ringan, dan mempertebal keimanan.

Soal makanan bergizi, Prof Ari makan tiga kali sehari dengan selalu ada menu sayur di piringnya. Ia pun mengonsumsi buah-buahan seperti mangga, pepaya, dan melon.

Baca juga: Kemenkes Sebut Jawa Bali Sumbang Pasien Covid-19 100 Ribu/Minggu 

Lalu terkait mengelola stres, Prof Ari ternyata selama pengobatan covid-19 menghindari perdebatan yang membuatnya banyak berpikir. "Saya lebih suka ke grup WhatsApp yang isinya lelucon biar enggak stres," katanya kemudian tertawa kecil.

Prof Ari juga mengaku melakukan gerakan yang membantu pernapasannya membaik. Jadi, sekalipun hanya di kamar saja menjalani isolasi mandiri, tubuh tetap harus bergerak.

Nah, soal istirahat, Prof Ari memastikan dirinya tidur 6 jam sepanjang malam. Tidak hanya itu, dia juga mengaku kerap tidur di waktu aktif.

"Jadi setelah sarapan dan berkegiatan di pagi hari, sekitar pukul 10.00, saya tidur sampai menjelang Zuhur. Lalu sholat dan makan siang. Setelah itu tidur lagi sampai menuju Ashar sekitar pukul 3 sore. Menuju Maghrib, saya biasanya video call dengan keluarga mengabari kabar. Lalu Magrib, makan malam, dan membaca Alquran. Diselipkan buka WhatsApp atau nonton TV juga boleh tapi yang ringan saja acaranya. Setelah itu Sholat Isya dan enggak lama setelahnya tidur malam sampai pagi," paparnya.

Baca juga: Ini Daftar 13 Stasiun yang Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis 

Sebelum menutup video, Prof Ari memberi semangat kepada semua orang yang saat ini sedang berjuang melawan covid-19 dan meminta agar patuh anjuran dokter.

"Saya berharap teman-teman atau keluarga Anda yang sedang terinfeksi covid-19 dan kebetulan harus isolasi mandiri, tetap sabar, tawakal, dan juga tidak stres. Konsumsi obat-obatan yang dianjurkan dokter, makan makanan bergizi baik, dan istirahat cukup. Insya Allah kita bisa lolos dari penyakit ini dan bisa keluar dari isolasi mandiri dengan sehat," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini