Cameron Herrin, Pembalap Liar Penyebab Tewasnya Ibu-Balita Dibela Netizen karena Ganteng

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 612 2436721 cameron-herrin-pembalap-liar-yang-tewaskan-ibu-dan-balita-tapi-dibela-netizen-karena-ganteng-C8e4U50SDb.jpg Cameron Herrin (Foto: Twitter/@cauiee)

Nama Cameron Herrin mendadak trending di laman situs mesin pencarian, terkait kasus penabrakan yang dilakukannya. Pria muda asal Florida berusia 21 tahun tersebut diketahui menjadi pelaku kasus penabrakan mobil yang menewaskan seorang ibu dan anak balita di Tampa, Florida.

Meski telah menghilangkan dua nyawa orang sekaligus karena aksi balapannya, tapi seperti dilapor Latin Post, Rabu (7/7/2021) Cameron justru mendulang simpati dari para netizen karena wajahnya yang tampan.

World of Buzz melaporkan, Cameron justru saat ini jadi bintang dan buah bibir di linimasa di media sosial melalui aplikasi TikTok. Berkat ketampanannya, Cameron mendapatkan dukungan dari para TikTokers, terutama wanita dari berbagai penjuru dunia. Dari tangkapan layar komentar netizen oleh World of Buzz, beberapa netizen bahkan menyebut Cameron dengan panggilan ‘husband’.

Cameron Herrin

Tak hanya di TikTok, ia juga disebutkan trending di linimasa Twitter, mendapatkan banyak simpati dari para netizen pengguna Twitter. Para pendukung Cameron merasa resah dan tidak adil, pemuda satu ini dijatuhi hukuman kurungan penjara 24 tahun.

#cameronherrin #Justice_for_cameron. Ini adalah kecelakaan, ia bukan pembunuh atau seorang monster. Keadilan untuk Cameron Herrin,” tulis akun Twitter bernama @missrem**

“#justice_for_Herren #cameronherrin. Bukan hanya kasus Cameron, tapi ini menyangkut kita dan ini penting bagi kita semua. Kami hanya ingin mengurangi hukuman Cameron,” bunyi cuitan akun @qwi*e1

Baca Juga : Potret Cantik Ibu Prilly Latuconsina Semasa Muda, Netizen: Plek Ketiplek!

Cameron Herrin

Dua korban dari aksi balapan yang dilakukan Cameron pada Mei 2018, Jessica Reisinger-Raubenolt dan anaknya yang masih balita, Lilia yang baru berusia 1 tahun diketahui tertabrak mobil yang dikendarai Cameron saat ibu dan anak tersebut tengah menyebrang jalan di Gandy Boulevard. Balapan yang dilakukan Cameron diketahui ilegal, karena dilakukan di area perumahan penduduk.

Lewat sidang di pengadilan pada Mei lalu, Cameron dijatuhi hukuman kurungan penjaran selama 24 tahun. Pihak berwenang mengungkapkan, kala itu mobil Ford Mustang yang dikendarai Cameron berada di kecepatan 100mil per jam.

Keluarga korban sendiri tak puas dengan hukuman 24 tahun bagi Cameron, pihak keluarga disebutkan lebih lanjut menuntut hukuman maksimal 30 tahun penjara untuk Cameron.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini