Viral Curhatan WNI di Thailand, Temukan Banyak Sampah 'Made in Indonesia'

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 22:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 612 2437189 viral-curhatan-wni-di-thailand-temukan-banyak-sampah-made-in-indonesia-IujIc3Y1b1.jpg Sampah Plastik. (Foto: Instagram)

INDONESIA memang tengah mengurangi penggunaan sampah plastik, agar limbah plastik tidak semakin menumpuk. Banyak riset telah membuktikan buruknya permasalahan sampah di Indonesia. 

Penelitian dari University of Georgia tahun 2010 menunjukkan terdapat 3,22 juta ton sampah plastik tidak terkelola dalam setahun dan sekitar 14 sampai 40 persennya diduga berkontribusi atas tercemarnya laut. Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menyampaikan sekitar 67,8 juta ton pada tahun 2020 dan kemungkinan dapat bertambah seiring pertumbuhan penduduk. 

Masalah sampah ini pun ternyata tidak hanya tersebar di Indonesia, tapi bisa berlayar dan berlabuh ke mana saja seperti yang diunggah akun Instagram @ivana_kurniawati. Ia mengunggah sebuah potret miris, sampah yang berasal dari Indonesia mendarat ke Thailand.

Ia memperlihatkan sampah-sampah dari Indonesia seperti bekas mi instan, minuman, hingga yang paling memprihatinkan ada seekor penyu yang terlilit sampah hingga akhirnya mati dalam keadaan mengenaskan.

Sampah

Ivana menemukan sampah-sampah itu di Pantai Nai Yang, Phuket, Thailand. Masyarakat setempat pun dengan sukarela membersihkan sampah tersebut yang mengotori kawasan tersebut. Bahkan ia merasa malu, karena sebagian besar berasal dari negaranya (Indonesia).

"Sudah beberapa hari masyarakat di Phuket, Thailand secara sukarela membersihkan sampah di pantai. Musim hujan angin telah membawa sampah-sampah itu ke sini.

Yang mengejutkan (dan tentu memalukan) bagiku adalah sebagian besar sampah yang bisa kuidentifikasi datang dari Indonesia! Sebagian besar! Entah sudah berapa tahun sampah itu mengambang di lautan," tulisnya.

Ia juga mengatakan, butuh waktu dan tenaga banyak untuk membersihkan sampah-sampah ini, serta masih menyisakan mikro plastik. Sementara sampah-sampah yang mengotori lautan itu bisa jadi konsumsi hewan laut, kemudahan berujung mencelakakan kepada manusia itu sendiri.

"Aku sangat malu, berkali-kali aku meminta maaf pada masyarakat yang kutemui di pantai ini dan aku tahu kata maaf tidak cukup," terangnya.

Melihat unggahan Ivana itu, netizen langsung membanjiri kolom komentarnya. Banyak yang menyayangkan, banyak sampah yang membuat kerugian yang besar.

"Sampah kita nyasar di negeri orang?" Kata @da****.

"Yaaa ampun penyunya memprihatinkan," ujar @ha****.

"Kasihan bumi udah gak kuat nampung sampah," ujar @an****.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini