2 Masker Medis Tak Lebih Baik dari Ganda Kombinasi, Ternyata Ini Alasannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 612 2437445 2-masker-medis-tak-lebih-baik-dari-ganda-kombinasi-ternyata-ini-alasannya-KEsejCqc3H.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENGGUNAAN masker ganda menjadi panduan baru menghadapi Covid-19. Tapi, ada catatan penting dari Kemenkes bahwa penggunaan masker gandanya tidak boleh sembarang. 

Para dokter pun tidak merekomendasikan penggunaan masker bedah dua rangkap. Lantas, kenapa harus menggunakan masker kombinasi?

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bhakti Wara, dr Nafiandi, SpPK, menerangkan bahwa penggunaan masker ganda itu yang dianjurkan sama dengan apa yang disampaikan Kemenkes.

"Jadi, gunakan masker bedah di dalam dan masker kain di luar. Dengan pemakaian seperti ini akan meningkatkan efektivitas filtrasi masker dan dapat memblokir 80% partikel," terang dr Nafiandi dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, belum lama ini.

Masker

Pemakaian 'double mask' sendiri direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dengan tujuan agar menutupi area wajah lebih ketat sehingga mengurangi transmisi sebesar 85-95%. Nah, masker kain sebagai masker luarnya memberikan penambahan perlindungan sekitar 50-70%.

Terkait dengan tidak dianjurkannya menggunakan masker medis dua lapis, Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Pasar Kemis, dr Wita Prominensa, SpPK memberikan penjelasan.

"Pemakaian masker bedah ganda dengan jenis yang sama tidak direkomendasikan karena tidak akan memberikan perlindungan yang lebih baik. Masker bedah masih memiliki area open face pada sisi samping dan berpotensi terjadi kebocoran (leaking structure)," kata dr Wita.

Artinya, penggunaan masker bedah secara berlapis atau dipakai ganda tidak akan meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker. "Masyarakat juga kami imbau untuk tidak menggunakan kombinasi KN95 atau N95 dengan masker lain. Penggunaan masker KN95 atau N95 cukup satu saja," tambah dr Wita.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini