Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jadi Tersangka, Apa Saran Psikolog untuk Anaknya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 612 2437594 nia-ramadhani-dan-ardi-bakrie-jadi-tersangka-apa-saran-psikolog-untuk-anaknya-cvmyf31HTd.jpg Nia Ramadhani (Foto : Instagram/@ramadhaniabakrie)

NIA Ramadhani ditetapkan sebagai tersangka akibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Tak hanya ia seorang, sang suami, Ardi Bakrie pun berstatus tersangka.

Suami istri ini dinyatakan positif metamfetamin atau sabu berdasar tes urin di kantor polisi Jakarta Pusat. Sementara itu, untuk tes rambut hasilnya belum diketahui. Dengan status tersangka ini, Nia dan Ardi mungkin untuk sementara waktu akan sulit bertemu dengan anaknya. Ya, pasangan ini telah dikaturiai 3 orang anak.

Lantas bagaimana nasib anak-anak Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie? Apa solusi terbaik yang bisa diberikan untuk pasangan ini?

Nia Ramadhani

Psikolog Klinis Meity Arianty mengatakan bahwa memang benar bahwa Nia dan Ardi memiliki keluarga yang besar dengan pegawai di rumah yang tak sedikit. Tapi, anak tetap membutuhkan peran orangtuanya.

"Keluarga maupun asisten di rumah enggak akan bisa gantiin peran Nia maupun Ardi untuk anak-anaknya. Sekarang harusnya mereka nyesel banget," kata Mei saat dihubungi MNC Portal, Kamis (8/7/2021).

Baca Juga : Potret Nia Ramadhani Terakhir Kali di Lapangan Golf Sebelum Terciduk Pakai Sabu

Mei melanjutkan, "Namun itulah manusia, selalu menyesal di belakang dan enggak mikir panjang saat melakukan sesuatu," ujarnya. Bahkan, Mei merasa bahwa Nia dan Ardi kurang bersyukur dengan apa yang mereka miliki dalam hidup. Hal ini dilihat dari perilaku mereka yang ternyata selama 5 bulan belakangan menggunakan sabu.

"Melakukan sesuatu yang mungkin dikira hanya merugikan diri sendiri tapi faktanya tidak. Ada anak yang dirugikan di kasus ini, pun orang lain di sekitar mereka akan kena dampaknya," terangnya.

Kalau sudah begini, lanjut Mei, mau bilang apa ke anak-anak? Terlebih, di kasus ini yang akan dipenjara atau direhabilitasi kedua orangtuanya, bukan salah satu.

"Jika orang awam mikir, apa yang kurang dalam hidup Nia dan Ardi? Harta berlimpah, tinggal di rumah mewah. Tapi nasi sudah jadi bubur," kata Mei.

Menurutnya, yang bisa dilakukan saat ini untuk Nia dan Ardi adalah sampaikan ke keluarga besar mengenai anak-anak, beri pengertian, dan jadilah lebih baik selama di penjara atau saat di rehabilitasi. Dan sekali lagi, pinta Mei, banyak-banyaklah bersyukur dan hargai apa yang Tuhan sudah berikan.

"Saya pernah menangani kasus seorang remaja yang melihat ibunya dibawa polisi di depan matanya karena narkoba dan dia datang ke saya dengan kecemasan dan trauma. Jadi, buat orang tua di luar sana, jika melakukan sesuatu tolong jangan hanya mikirin kesenangan Anda semata, tapi di pundak Anda ada tanggung jawab, terutama buat anak-anak Anda. Berikan anak-anak Anda lingkungan yang membuat mereka memiliki mental yang sehat," ujar Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini