Tak Suka Jeruk? Ini 3 Buah Lainnya yang Tinggi Vitamin C

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 298 2438312 tak-suka-jeruk-ini-3-buah-lainnya-yang-tinggi-vitamin-c-JA8bYMwCro.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GUNA menjaga imunitas tubuh salah satu kebutuhan vitamin yang harus dicukupi adalah vitamin C. Tidak heran, jika kemudian vitamin C menjadi salah satu yang paling banyak dicari selama pandemi Covid-19.

Biasanya, vitamin C dosis tinggi akan menjadi salah satu suplemen wajib, terutama bagi mereka yang melakukan isolasi mandiri. Tapi, vitamin C dosis tinggi tidak cuma didapatkan lewat vitamin dan suplemen saja.

Medical Doctor Influencer, dr. Gia Pratama Putra mengatakan, di masa pandemi kebutuhan vitamin C sangatlah dibutuhkan. Tak hanya dari suplemen saja, asupan buah juga sama pentingnya. "Vitamin C bisa didapat dari buah-buahan," ujarnya belum lama ini.

Vitamin C

Nah, bagi Anda yang tidak suka jeruk, tiga buah ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Bisa Anda konsumsi setiap hari, rasanya juga lezat dan tentunya sehat.

Jambu Biji

Buah tropis satu ini juga tak kalah sehat, karena di dalamnya terdapat vitamin C yang dapat memenuhi kebutuhan Anda setiap hari. Satu buah jambu biji mengandung 126 mg vitamin C, atau 140 persen. Serta sangat kaya akan antioksidan likopen.

Sebuah penelitian menemukan bahwa, makan 400 gram jambu biji yang sudah dikupas per hari, atau sekitar tujuh buah, dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol total.

Kiwi

Satu buah kiwi berukuran sedang mengandung 71 mg vitamin C. Kemudian dalam sebuah penelitian, bahwa makan 2-3 kiwi setiap hari selama 28 hari mengurangi kelengketan platelet darah sebesar 18 persen.

Selain itu, mengonsumsi kiwi menurunkan trigliserida sebesar 15 persen. Hal ini dapat mengurangi risiko pembekuan darah dan stroke. Serta meningkatkan aktivitas sel darah putih sebesar 20 persen.

Ceri Acerola

Ceri acerola, buah satu ini juga banyak mengadung vitam C di dalamnya atau sekitar 822 mili gram (mg). Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa buah ini memiliki sifat melawan kanker, membantu mencegah kerusakan kulit akibat UVB dan mengurangi kerusakan DNA yang disebabkan oleh pola makan yang buruk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini