Dokter Lois Tak Percaya Covid-19, Dokter Tirta: Omongannya Hoax Tak Perlu Didebat

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 481 2438909 dokter-lois-tak-percaya-covid-19-dokter-tirta-omongannya-hoax-tak-perlu-didebat-PARzKhzj90.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Le devoir)

DUNIA maya tengah dihebohkan oleh kehadiran Dokter Lois Owien yang mengaku tidak percaya Covid-19. Hal ini dituliskan olehnya beberapa kali di akun media sosial miliknya.

Bahkan di Twitter pun ia kerap berkicau bahwa Covid-19 bukanlah virus dan bukan merupakan penyakit menular. "Cuma karena kurang vitamin dan mineral, lansia diperlakukan seperti penjahat? Covid-19 bukan virus dan tidak menular!" ungkapnya yang kemudian di-repost oleh Dokter Tirta.

Selain itu, ia juga meminta agar tidak ada lagi tenaga kesehatan yang membantah dirinya. Karena Dokter Lois menyebut bahwa dirinya adalah penguasa Covid-19 dengan penjelasan yang paling ilmiah.

"Tidak tahu bahwa obat antivirus, azithromycin, metformin, obat TB dapat menyebabkan asidosis laktat? Double dosis dan interaksi antar obat menyebabkan mortalitas asidosis laktat? Jangan protes tentang obat ke saya kalau ilmunya enggak nyampe!!!!" jelas Dokter Lois.

Kendati demikian, Dokter Tirta pun meng-capture semua cuitan dan caption yang Dokter Lois tuliskan di media sosial, yang kemudian dijabarkannya secara jelas.

 Dokter Tirta

Pertama, Dokter Tirta menyebut bahwa cuitan tersebut merupakan hoax dan tidak perlu didebat lagi. Menurutnya, usulan Dokter Lois mengenai vitamin C 1 gram, per jam merupakan teori asal-asalan.

"Jelas itu hoax, enggak perlu didebat, usulan dia mengenai vitamin C 1gram/jam itu sudah ngasal. Bisa rentan membuat kegagalan ginjal. Virus Covid-19 ada. Di seluruh dunia ada. Dan dibuktikan jelas via jurnal, presentasi ilmiah, pasien, gejala klinis, dokumentasi," jelas Dokter Tirta.

Kemudian, Dokter Tirta juga dapat menjelaskan mengenai cuitan obat yang ditulis oleh Dokter Lois. Menurutnya, analisa Dokter Lois mengenai obat tersebut adalah ngawur.

"Semua obat asal diberikan tepat dosis, tepat guna, tidak masalah. Ini materi kuliah dasar FK (Fakultas Kedokteran). Bahkan ada web khusus yang mengecek interaksi obat. Metformin anyway sangat berguna untuk diabetes. Dan obat ini sudah menyelamatkan banyak banget penderita diabetes! Jadi twit ini ngawur," jelas Dokter Tirta sekali lagi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini