Psikolog Tika Bisono Ungkap Cara Atasi Stres dan Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Nandha Aprilia, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 481 2439215 psikolog-tika-bisono-ungkap-cara-atasi-stres-dan-jaga-kesehatan-mental-selama-pandemi-G7Jm8uynjP.jpg Ilustrasi stres akibat pandemi covid-19. (Foto: Freepik)

PANDEMI covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik, tapi juga mental setiap individu. Pasalnya saat ini pemberitaan terkait kasus covid-19 yang terus meningkat memberikan efek psikologis terhadap masing-masing individu. Bahkan, banyak orang mengaku stres akan kondisi ini.

Maka itu, saat ini setiap orang perlu mengetahui lebih dulu arti stres dan cara menanggulanginya di saat pandemi covid-19.

Baca juga: 3 Tips Hidup Sehat ala Tika Bisono saat Pandemi, Salah Satunya Olah Keimanan 

"Stres itu sendiri kan sebenarnya adalah situasi hormonal yang enggak balance, sehingga dia mengganggu juga cara kita berpikir, cara kita merasa dan berperilaku," ujar psikolog Tika Bisono saat dihubungi MNC Portal, beberapa waktu lalu.

"Stres itu tidak seimbang dan dia mengganggu, sehingga kita tidak nyaman dengan hal itu," lanjutnya.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Tika Bisono menjelaskan bahwa stres tercipta oleh masing-masing individu itu sendiri. "Kita sendiri sebenarnya jadi sumber dari stres itu sendiri," tuturnya.

Dia menuturkan bahwa stres merupakan suatu hal yang bisa diatasi dengan cara dipahami lebih dulu dari mana sumber stres itu bermula.

"Cari penyebab, lalu buang itu energi (sumber stres)-nya. Jadi, stres lebih baik diselesaikan dalam satu harinya. Kalau tidak, nanti akan terjadi penumpukan. Itu yang disebut akumulasi," ucap Tika Bisono.

Baca juga: Deretan Ustadz Rutin Isi Kajian Online, Pas Banget Disimak Selama PPKM Darurat 

Sementara itu ada cara untuk mengatasi stres selama masa pandemi covid-19 seperti sekarang.

"Yang pasti sih harus menerima, jangan ngeles mulu. Kemudian setelah menerima, dipelajari," jelas Tika Bisono.

"Setelah dipelajari, kemudian kita beradaptasi. Setelah beradaptasi, selamat datang new normal. New normal sebenarnya proses adaptasi," ungkapnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini