5 dari 8 Vaksin Covid-19 Sudah Dimiliki Indonesia, Ini Spesifikasinya

Bertold Ananda, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 481 2439423 5-dari-8-vaksin-covid-19-sudah-dimiliki-indonesia-ini-spesifikasinya-AJhfKFLCE6.jpg Ilustrasi penyuntikan vaksin covid-19. (Foto: Okezone)

GUNA mengatasi pandemi covid-19 yang terus melonjak, pemerintah menggencarkan program penyuntikan vaksin covid-19 secara massal. Tujuan utamanya tentu untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Indonesia sendiri diketahui sudah memiliki lima dari delapan vaksin covid-19 yang ada di dunia. Masing-masing adalah Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna.

Kelima vaksin covid-19 tersebut ternyata memiliki spesifikasi tersendiri. Apa saja? Berikut penjelasannya, sebagaimana dipaparkan Dr Apt Neni Nurainy selaku kepala divisi pengembangan translasi produk PT Bio Farma, dikutip dari siaran kanal YouTube Akademi Ilmuan Muda Indonesia, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Hingga Hari Ini Indonesia Telah Miliki 132 Juta Dosis Vaksin Covid-19 

1. Vaksin Sinovac

Vaksin Sinovac merupakan Inactivited Virus, di mana diharapkan vaksin ini mencapai tujuan untuk mencegah covid-19. Pemberian dosis vaksin CoronaVac tersebut dilakukan sebanyak dua kali dengan jarak kerenggangan waktu selama 2 hingga 4 minggu. Suhu dalam kandungan 2 sampai 8 derajat Celsius dengan presentasi pengiriman 10 botol dosis. Vaksin Sinovac sudah mendapat sertifikasi lembaga WHO dan EUL.

Vaksin Covid-19 Sinovac. (Foto: BNPB)

2. Vaksin AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca merupakan Viral Vector (Chimpanzee adenovirus ChaDox1). Di mana pemberian dosis vaksin ini dilakukan sebanyak dua kali dengan jangka waktu 8 hingga 12 minggu atau setiap 4 bulan. Suhu dalam kandungan vaksin ini dingin normal 2 sampai 8 derajat Celisius dengan presenasi pengiriman 10 botol dosis. Vaksin AstraZeneca telah mendapat persetujuan dari WHO, EUL, EMA, TGA, MHRA.

Baca juga: Menkes: Penambahan 10 Juta Dosis Sinovac untuk Capai 2 Juta Vaksinasi per Hari 

3. Vaksin Moderna

Vaksin Moderna merupakan mRna yang telah disetujui penggunaannya untuk manusia. Pemberian dosis dilakukan sebanyak dua kali dengan jangka waktu 4 bulan. Suhu dalam kandungan vaksin ini –w5 derajat Celsius sampai -15 derajat Celsius dengan presentasi pengiriman 10 dosis botol. Vaksin Moderna sudah mendapat izin WHO, EUL, FDA.

4. Vaksin Pfizer/Biontech

Vaksin Pfizer/Biontech merupakan mRna yang memiliki kegunaan pada manusia. Dosis yang diberikan sebanyak dua kali dengan jangka waktu 3 bulan. Suhu dalam kandungan vaksin ini -80 sampai -60 derajat Celsius dan 2 hingga 8 derajat Celsius untuk 1 bulan dengan presentasi pengiriman 6 botol dosis. Vaksin Pfizer/Biontech sudah diakui oleh WHO, EUL, FDA, EMA.TGA, MHRA.

Baca juga: Oksigen Langka, Pemerintah Akan Impor hingga Beli Alat Konsentrator 

5. Vaksin Sinopharm

Vaksin Sinopharm merupakan Inactivited Virus, di mana diharapkan vaksin ini mencapai tujuan mencegah covid-19. Dosis yang diberikan sebanyak dua kali dengan jangka waktu 3 bulan. Suhu kandungan vaksin tersebut 2 hingga 8 derajat Celsius dengan presentasi pengiriman satu botol dosis/ jarum suntik yang sudah terisi sebelumnya. Vaksin Sinopharm telah dibekali sertifikat resmi dari WHO dan EUL.

"Jadi ini makin mudah kita mendapatkan vaksin. Lalu seperti Pak Menkes bilang bahwa Indonesia adalah salah satu negara low middle country yang memiliki akses terhadap vaksin," pungkas Dr Apt Neni Nurainy.

Vaksin Covid-19 Sinopharm. (Foto: Reuters)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini