Covid-19 Varian Delta, Kappa dan Lambda Menyebar Airborne Tak Sampai 1 Menit

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 481 2439533 covid-19-varian-delta-kappa-dan-lambda-menyebar-airborne-tak-sampai-1-menit-teFPFeDikX.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

PANDEMI Covid-19 di Indonesia semakin memprihatinkan. Terlebih dengan munculnya sejumlah varian baru Covid-19 yang membuat situasi kesehatan bertambah parah. Belum lama ini, masyarakat dihebohkan dengan risiko penularan dari Covid-19 varian Lambda dan Delta yang dapat menyebar dengan cepat melalui udara.

Tentunya hal ini membuat masyarakat semakin takut dan khawatir, terutama bagi masyarakat yang masih suka beraktivitas di dalam ruangan, maupun tempat-tempat publik seperti perkantoran ataupun café. Lantas apakah kedua varian ini memiliki kemampuan untuk menyebar melalui udara atau airborne?

Covid-19

Menjawab hal tersebut, Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, semua varian Covid-19 pada dasarnya menular melalui udara (Airborne Disease). Ia mengatakan hal tersebut sudah bisa dipastikan karena buktinya sudah sangat kuat. Di saat yang bersamaan, ia pun menjelaskan mengenai varian Covid-19 baru yang sedang diperbincangkan masyarakat.

“Jadi tidak ada perubahan (virus Covid-19) dari yang baru dan yang lama. Semuanya melalui airborne. Namun yang membedakan adalah efektivitasnya. Pada yang varian Delta Kappa, dan Lambda ini cepat sekali dan efektif sekali dalam menularkan melalui udara,” terang dr. Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (12/7/2021).

Covid-19

Baca Juga : Viral Suara Adzan Bisa Buat Virus Corona Mengecil, Begini Faktanya

Lebih lanjut, dr. Dicky tidak bisa memungkiri bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap dua varian baru tersebut. Sebab jika dilihat dari kemampuannya, varian-varian tersebut memiliki efek yang jauh mengerikan, terutama pada cara mereka dalam menularkan.

“Bahkan kalau bicara mengenai Kappa dan Delta ini, berdasarkan data di Australia, kurang dari satu menit sudah bisa menularkan kepada orang lain yang sebelumnya membutuhkan 15 menit saat melakukan kontak erat. Sekarang justru tidak sampai 15 menit. Ini artinya memang virus ini semakin belajar saat menginfeksi manusia,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini