Tips Kasih Sayang untuk Anak yang Harus di Rumah Saja Selama Pandemi

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 612 2439490 tips-kasih-sayang-untuk-anak-yang-harus-di-rumah-saja-selama-pandemi-21cycq50bM.jpg Ilustrasi kasih sayang untuk anak-anak selama pandemi covid-19 di rumah saja. (Foto: Pressfoto/Freepik)

SUPAYA tumbuh kembang anak dapat optimal, para orangtua perlu memerhatikan asupan nutrisinya. Tidak hanya memastikan anak mendapat nutrisi yang cukup, tetapi mereka juga tidak boleh kekurangan stimulasi dan kasih sayang orangtua.

Nutrisi dan stimulasi adalah kunci tumbuh kembang anak yang optimal. Jika nutrisi dibutuhkan untuk tumbuh kembang fisik buah hati, stimulasi dan kasih sayang juga penting untuk perkembangan otak dan kecerdasan anak.

Baca juga: 5 dari 8 Vaksin Covid-19 Sudah Dimiliki Indonesia, Ini Spesifikasinya 

Sayangnya, banyak orangtua mengalami tantangan di masa pandemi covid-19 ini. Di mana mobilitas harus dibatasi demi keamanan diri sendiri dan si kecil. Di masa seperti ini, anak kemungkinan tidak bisa berinteraksi dengan teman sebaya dan bermain di luar rumah.

Namun, orangtua tidak perlu khawatir. Sebagai gantinya, orangtua tetap bisa memberikan stimulasi kepada anak meski hanya di rumah. Meskipun juga orangtua harus melakukan pekerjaan rumah tangga maupun bekerja dari rumah (work from home/WFH).

Ilustrasi anak-anak. (Foto: Freepik)

Psikolog Pritta Tyas Mangestuti MPsi menyarankan para orangtua memiliki special time untuk buah hati di tengah-tengah kesibukan. Waktunya tidak perlu terlalu lama, tetapi pastikan selama special time, orangtua fokus kepada si kecil.

Baca juga: Oksigen Langka, Pemerintah Akan Impor hingga Beli Alat Konsentrator 

"Pastikan kita melakukan block time. Misalnya, setiap pagi hari jam 7.00 sampai 7.30, selama 30 menit itu kita memberikan full waktu kita untuk anak-anak. Kita lihat mata mereka, kita melakukan sentuhan fisik dan kita taruh HP kita jauh-jauh. Cukup 30 menit saja," ungkapnya dalam webinar beberapa waktu lalu.

"Kita betul-betul mengamati, apa sih yang anak-anak kita senangi, apa sih yang dia ingin lakukan bersama dengan kita. Hal ini supaya terjalin koneksi antara kita dan buah hati," lanjutnya.

Selanjutnya adalah meluangkan waktu mempelajari aktivitas yang disenangi anak. Hal ini tidak hanya dapat memberikan ide bermain bersama anak, tetapi juga bisa mengasah bakat anak secara tidak langsung.

Baca juga: Hingga Hari Ini Indonesia Telah Miliki 132 Juta Dosis Vaksin Covid-19 

"Pengamatan yang tajam bisa membuat kita menyediakan media yang lebih beraneka ragam kepada anak, sehingga bakat atau minat anak nantinya bisa semakin terasa dan mereka semakin terstimulasi," jelas dia.

Terakhir adalah berkomunikasi dan mengajak anak terlibat dalam kegiatan rumah tangga jika memungkinkan. "Itu juga stimulasi yang bisa melatih motorik halus si kecil. Jadi kalau kita sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, jangan lupa memberi peran untuk si kecil, libatkan si kecil dalam membantu kita," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini