Sudah Suntik Vaksin Sinovac, Amankan Nakes Dibooster Moderna?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 481 2439817 sudah-suntik-vaksin-sinovac-amankan-nakes-dibooster-moderna-WYLFwVYKHX.jpg Vaksin Moderna (Foto : Marca)

SEBANYAK 3.000.060 dosis vaksin Moderna yang di kirim dari Amerika Serikat (AS) tiba di Indonesia pada Minggu 11 Juli 2021 melalui Bandara Soekarno-Hatta. Vaksin Covid-19 tersebut rencananya akan diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan (Nakes), yang berfungsi sebagai vaksinasi tahap ketiga atau booster.

Sebagaimana diketahui, saat ini sudah banyak sekali nakes yang gugur saat bertugas lantaran terpapar Covid-19. Meski sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dari Sinovac pada awal tahun, namun keselamatan para nakes sebagai garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19 harus mendapatkan perhatian yang lebih.

Vaksin Moderna

Meski demikian, apakah penggabungan vaksin Sinovac yang sebelumnya sudah diterima para nakes dengan vaksin Moderna yang bakal dilakukan, aman? Menjawab hal tersebut, Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan hingga saat ini belum ada penelitian terhadap hal tersebut.

“Jadi belum ada studinya menggabungkan Moderna dengan Sinovac. Begitu pun halnya dengan AstraZeneca dan Moderna, itu belum. Kalau berbicara keamanan, kemungkinan besar sih aman. Karena banyak negara melakukan kebijakan penggabungan vaksin ini,” terang dr. Fajri saat dihubungi MNC Portal, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga : Dokter Adam Prabata: Vaksin Moderna Efektif untuk Varian Delta

Lebih lanjut dr. Fajri mengatakan studi penggabungan Pfizer dengan AstraZeneca sudah ada dan dilakukan di negara lain. Berdasarkan hasil yang diperoleh, khasiatnya dinilai lebih bagus. Sebab sel T dan imunnya yang dihasilkan lebih bagus dan tinggi. Tapi di sisi lain penggabungan ini tidak menimbulkan bahaya. Kalaupun ada, kemungkinan bahayanya itu kecil, sebab ini adalah vaksin biasa aja.

“Nanti efektivitasnya di dunia nyata akan dicari. Kita harus menunggu hasil penelitiannya lebih lanjutnya seperti apa. Kalau ditanya apakah aman? Seharusnya aman sejauh ini. Pengalaman Pfizer dengan AstraZeneca aman. Ada juga Sinovac digabungkan dengan beberapa vaksin, juga tidak masalah. Terus apakah lebih efektif? Kita belum tahu. Secara teoritis harusnya lebih efektif. Sejauh ini belum ditemukan efek sampingnya, dari sekian banyak negara yang melakukan kombinasi vaksin,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini