Umur Berapa Sebaiknya Anak Diajari Menyikat Gigi?

Antara, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 612 2440116 umur-berapa-sebaiknya-anak-diajari-menyikat-gigi-9GdMAU183c.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENGAJARI anak menyikat gigi memang harus dilakukan sedini mungkin. Tapi, bukan hal mudah untuk membuat anak mau sikat gigi, apalagi anak tersebut sangat aktif.

Dokter gigi spesialis anak Selvyra Rachmawati, Sp.KGA mengatakan, gigi anak harus disikat mulai dari gigi anak tersebut mulai tumbuh. Menurutnya, sikat gigi bisa dimulai pada usia 2-3 tahun.

"Dalam proses mengajari anak menyikat gigi, terutama saat masih batita, orangtua harus selalu mendampingi. Mengingat kemampuan motorik anak masih berkembang, orangtua tak bisa mengharapkan anak bisa menyikat giginya hingga bersih," kata dokter gigi Universitas Indonesia tersebut.

Sikat Gigi

"Oleh karena itu, orangtua bisa mengulangi lagi proses menyikat gigi anak agar betul-betul bersih," tambah dia.

Pasta gigi juga diperlukan ketika menyikat gigi anak, tapi tak perlu banyak-banyak karena giginya pun hanya sedikit. Ukuran pasta gigi yang dibutuhkan ketika menyikat gigi anak kira-kira hanya sebesar biji kacang hijau. Pakailah pasta gigi dengan flouride sejak gigi anak tumbuh sebab flouride punya fungsi memperkuat gigi.

Berikanlah buah hati air matang untuk berkumur setelah menyikat gigi untuk mengurangi risiko air kumur tak sengaja tertelan.

Sama seperti kebiasaan lainnya, anak-anak cenderung suka meniru orang di sekitarnya. Oleh karena itu, berikan contoh menyikat gigi yang baik agar anak juga tertarik untuk mengikutinya. Ajak anak menyikat gigi bersama orangtua atau kakaknya agar kegiatan ini jadi lebih menyenangkan.

"Orangtua juga bisa memperlihatkan video menyikat gigi untuk memperkenalkan rutinitas itu kepada anak dan akhirnya menjadi kebiasaan sehari-hari," tutur dia.

Selain rajin menyikat gigi, penting juga melakukan langkah-langkah preventif lain agar gigi anak tidak rusak atau berlubang. Kurangi atau hindari makanan dan minuman mengandung gula seperti permen, cokelat atau lolipop yang bisa berujung kepada kerusakan gigi. Sebagai gantinya, berikan makanan sehat seperti buah segar, sayur, keju, yogurt dan susu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini