Share

Cucunya Reaktif 2 Hari Usai Divaksin, Susi Pudjiastuti: Tak Usah Panik, Isoman Saja

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Okezone · Rabu 14 Juli 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 612 2440641 cucunya-reaktif-2-hari-usai-divaksin-susi-pudjiastuti-tak-usah-panik-isoman-saja-d0F9jH6MMZ.jpg Susi Pudjiastuti (Foto : Instagram/@susipudjiastuti115)

MANTAN Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membagikan kisah cucunya pasca divaksinasi Covid-19 melalui akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti. Dalam cuitannya tersebut, wanita asal Pangandaran, Jawa Barat itu mengaku hasil tes antigen cucunya reaktif pasca menerima vaksin pertama.

“Cucu saya usia 16 tahun vaksin pertama. Dua hari kemudian bergejala mata merah dan sesak napas, flu. Antigen reaktif. Solusi sekarang Isolasi Mandiri (isoman) untuk 12 hari,” tulis Susi dalam cuitannya.

Ia pun mengambil pelajaran dari kondisi yang dialami cucunya saat ini, dan mengimbau masyarakat yang memiliki kondisi serupa dengannya untuk tidak panik berlebihan. Susi menyatakan isolasi mandiri adalah salah satu langkah yang terbaik apabila seseorang terinfeksi Covid-19.

Susi Pudjiastuti

“Tidak usah panik, kalau terpapar. Karena sekarang penularan sedang tinggi. Isoman saja. Rumah sakit juga penuh. Siapkan obat dan vitamin juga makanan yang bergizi,” tuntas Susi.

Baca Juga : Yuk Bikin Donat Kentang Empuk ala Susi Pudjiastuti, Cocok untuk Camilan di Rumah

Sekadar informasi, ledakan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat banyak pasien yang bergejala ringan maupun tak bergejala melakukan isolasi mandiri di rumah. Oleh sebab itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan pelayanan berupa jasa konsultasi dokter dan pengiriman obat secara gratis yang bekerjasama dengan 11 platform telemedicine.

Sebanyak 11 platform telemedicine yang bekerjasama dengan Kemenkes diantaranya Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat dan Getwell. Meski demikian, saat ini layanan pengiriman obat gratis hanya baru menjangkau Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) sejak diujicobakan pada Rabu, 7 Juli 2021.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini