Waspada! Main HP Sambil Nunduk Bisa Bikin Saraf Leher Terjepit

Antara, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 481 2441177 waspada-main-hp-sambil-nunduk-bisa-bikin-saraf-leher-terjepit-IdyrRJ8t8S.jpg Ilustrasi main HP dengan posisi kepala menunduk. (Foto: Nordwood Themes/Unsplash)

ORANG-orang disarankan tidak main handphone (HP) sambil kepala menunduk terlalu lama. Pasalnya, ini bisa menyebabkan saraf terjepit di area leher. Secara medis, saraf terjepit disebut dengan Hernia Nukleus Pulposus (HNP) yang tentunya sangat membahayakan kesehatan.

Dalam kasus HNP servikal atau leher misalnya, mengurangi kebiasaan berada dalam postur tidak ergonomis seperti ketika menggunakan ponsel sambil menunduk bisa menjadi salah satu cara mencegahnya.

Baca juga: Lemah Saraf, Obati dengan Cara Alami Ini Saja 

"Kejadian HNP mungkin kita alami. Saat ini salah satu yang berbahaya saat menggunakan ponsel dengan posisi tidak ergonomis (menunduk) lama," kata dokter spesialis bedah saraf Mustaqim Prasetya dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf (Perspebsi) dalam webinar "Solusi Terkini Saraf Terjepit Tanpa Operasi", Kamis (15/7/2021), seperti dikutip dari Antara.

Ilustrasi main HP dengan posisi kepala menunduk. (Foto: Pixabay)

HNP terjadi karena bantalan sendi pada ruas tulang belakang keluar dari lokasi seharusnya, lalu menekan struktur saraf yang berada di dekatnya, sehingga menimbulkan masalah. Bagian tulang belakang yang sering mengalami gangguan ini yakni lumbal atau pinggang dan leher.

Baca juga: 5 Cara Alami Atasi Lemah Saraf, Salah Satunya Berjalan Tanpa Alas Kaki Lho 

Penyebab kondisi ini terutama pada kaum muda ialah terlalu lama berada dalam posisi tidak ergonomis, mengangkat benda berat dengan cara salah, dan faktor berat badan berlebihan.

Sementara pada orang lanjut usia akibat berkurangnya elastisitas atau kelenturan bantalan yang terjadi seiring bertambahnya umur. Akibatnya, efek peredam bantalan menjadi berkurang dan rentan terhadap trauma.

Gejala yang muncul utamanya rasa nyeri. Bila nyeri terjadi di bagian lumbal atau pinggang, maka nyeri terasa di satu sisi kemudian menjalar ke bokong, tungkai sesuai daerah saraf yang diatur oleh lokasi saraf bersangkutan di tulang belakang.

"Nyerinya seperti terasa terbakar, kesemutan, diperberat dengan aktivitas tertentu (berdiri, berjalan, duduk). Nyeri pada kaki disertai pinggang disebut low back pain," papar dr Mustaqim.

Baca juga: Catat! Kebiasaan Bunyikan Jari dan Leher Bisa Picu Masalah Kesehatan Tulang Jangka Panjang 

Pada daerah leher, nyeri yang muncul berbeda yakni dari leher atau di antara tulang belikat dan biasanya menjalar ke bahu, lengan, hingga jari-jari tangan pada satu sisi. Terkadang ada rasa kesemutan dan nyeri bisa bertambah berat dengan perubahan posisi.

Menurut dr Mustaqim, selain mempertahankan posisi ergonomis, mencegah HNP juga bisa dengan menjaga berat badan ideal, tidak merokok, rutin berolahraga agar otot-otot di sekitar tulang belakang menjadi lebih kuat.

Baca juga: Mengenal Diet Pescatarian, Apa Saja Manfaatnya? 

Selain itu, perlu juga mengetahui cara mengangkat barang dengan benar yakni tanpa membungkukkan badan. Caranya dengan melakukan posisi jongkok dengan tulang belakang tetap tegak, kemudian pegang benda dengan kedua tangan, regangkan kaki, lenturkan pinggul, barulah angkat benda secara lurus dan dekatkan ke badan.

Gunakan cara yang sama ketika meletakkan benda tersebut. Lakukan posisi jongkok dengan kaki menjadi tumpuannya dan tulang belakang tetap tegak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini