Cara Kurangi Risiko Kebotakan pada Pria saat Pandemi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 611 2441262 cara-kurangi-risiko-kebotakan-pada-pria-saat-pandemi-0h3DsjynZ7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PRIA kerap menghadapi masalah kebotakan. Namun hal ini bisa diatasi dengan penggunaan bahan alami dikombinasi dengan hair care.

Pemicu kebotakan ternyata disebabkan karena kebiasaan menata rambut. Sebuah studi yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology yang merupakan asosiasi dokter kulit di Amerika, menyatakan bahwa upaya berlebih dalam menata rambut justru dapat merusak rambut itu sendiri.

Upaya-upaya yang banyak menggunakan zat kimia, panas berlebih dan tarikan pada rambut tersebut akan melemahkan struktur alami rambut. Akibatnya, rambut menjadi rapuh, mudah patah, rontok dan akhirnya menjadi botak.

Selain itu, kebotakan juga disebabkan faktor genetik, hormon, dan adanya penyakit tertentu di tubuh. Hal ini tak dapat diubah, namun Anda bisa mencegahnya agar tak terlalu berlebihan.

 botal

Ashhabul Kahfi Rangkuti dari Cave Men’s Grooming, permasalahan rambut rontok hingga kebotakan ini dapat menyebabkan pria tidak percaya diri. Untuk menyiasatinya, tentu perlu perawatan ekstra agar permasalahan rambut tidak semakin parah.

"Pakai fungsi utamanya untuk mengatasi permasalahan rambut rontok, kebotakan, dan melebatkan rambut,” tuturnya lewat keterangan resmi.

Dalam merawat rambut, ia menyarankan agar Anda selalu rutin pakai hair shampoo, hair tonic juga serum. Selain itu, kombinasi bahan alami juga diperlukan dalam mencegah rambut rontok.

Misalnya Anda bisa memakai minyak kemiri. Menurutnya, cara ini mampu merangsang pertumbuhan rambut baru, memperkuat akar rambut, serta menjadikan rambut lebih tebal.

"Hair care sendiri bisa dipakai untuk membantu menyuburkan rambut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini