Tak Perlu Panik Jika Anak Demam Setelah Divaksin Covid-19, Ini yang Terjadi

Antara, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 612 2441288 tak-perlu-panik-jika-anak-demam-setelah-divaksin-covid-19-ini-yang-terjadi-rQ0moItONu.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH memang tengah mendorong vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak di atas 12 tahun. Langkah ini diambil setelah tingginya angka positif Covid-19 setiap harinya.

Dokter spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ellen Wijaya mengatakan setelah disuntik vaksin, anak bisa beraktivitas seperti biasa karena kalaupun muncul efek samping biasanya bersifat ringan misalnya nyeri di bekas suntikan. Kondisi ini bisa diatasi dengan mengompres area nyeri itu dengan air hangat.

Bila anak demam, cobalah ukur suhunya menggunakan termometer. Bila suhunya di atas 38 derajat Celcius, anak gelisah, rewel, maka bisa diberikan obat semisal Paracetamol sembari dibantu kompres.

Tetapi apabila anak merasa tidak apa-apa dengan kondisi demam itu, orang tua tidak perlu khawatir dan lakukan saja observasi.

"Demam mekanisme tubuh anak yang sehat. Kalau tubuh kemasukan virus, bakteri jahat tubuh akan melawan dengan membentuk demam," jelas dokter Ellen Wijaya dalam webinar kesehatan.

"Demikian juga ketika tubuh dimasukkan antigen yang sudah dilemahkan atau vaksin, maka tubuh akan membentuk respon antibodi dan salah satu manifestasinya demam. Demam bukan suatu kondisi yang berbahaya," tutur Ellen.

Dia menambakan, kalau ada keraguan terkait efek samping yang dirasakan anak usai divaksin, orang tua bisa melaporkan ke tenaga medis yang melakukan vaksinasi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini