Menkes Budi Akui Kebutuhan Oksigen Melonjak Hampir 2.000 Ton per Hari

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 481 2441715 menkes-budi-akui-kebutuhan-oksigen-melonjak-hampir-2-000-ton-per-hari-V4AwiqvDJX.jpg Tabung oksigen cair (Foto: Global Times)

DI tengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui adanya peningkatan kebutuhan oksigen. Dia menjelaskan, naiknya kebutuhan akan oksigen tersebut meningkat secara pesat.

“Kebutuhan oksigen memang meningkat sangat pesat, dari sebelumnya 400 ton per hari, naik sekarang menjadi hampir 2.000 ton per hari,” kata Menkes Budi dikutip dari konpers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, (16/7/2021).

 Menkes Budi Gunadi

Menghadapi lonjakan permintaan oksigen tersebut, pemerintah disebut akan melakukan beberapa strategi. Salah satunya yaitu mengalihkan kapasitas oksigen di industri.

“Kami sudah memberikan strategi pemenuhan supply dengan cara menggunakan excess capacity dari pabrik-pabrik atau industri di dalam negeri, bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Ada sekitar 240-250 ton per hari dari excess capacity yang bisa digunakan dari industri-industri dalam negeri,” jelas dia.

Selain itu, pemerintah juga akan memanfaatkan penggunaan oksigen konsentrator. Alat tersebut disebut dapat digunakan di rumah maupun rumah sakit.

“Ini adalah alat kecil yang hanya membutuhkan listrik dan kita bisa pasang di rumah maupun tempat tidur rumah sakit untuk supply oksigen dengan kapasitas 10 liter atau 5 liter per menit, sehingga cukup untuk tempat tidur isolasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah juga berencana untuk membeli sekitar 20-30 ribu oksigen konsentrator yang bisa menyediakan sekitar 600 ton oksigen per hari untuk rumah sakit. “Dan (ini) bisa kita pinjamkan ke rakyat yang membutuhkan,” kata Menkes Budi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini