Pasien Covid-19 Gejala Ringan Perlu Minum Antivirus?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 481 2441791 pasien-covid-19-gejala-ringan-perlu-minum-antivirus-HCW9Nfjqq7.jpg Isolasi mandiri (Foto: The family handyman)

BANYAK orang yang masih bingung dengan penggunaan antivirus dalam pengobatan Covid-19, khususnya mereka para pasien Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala. Apakah obat antivirus boleh diminum atau tidak?

Menjawab kegelisahan tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru, dr Raden Rara Diah Handayani, SpPD-KP menerangkan, untuk pasien tanpa gejala, dipanduan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pasien tidak diberikan antivirus.

 Pandemi Covid-19

"Namun, pada panduan lain, obat antivirus bisa diberikan pada pasien Covid-19 sejak awal terkonfirmasi pada semua derajat kasus, baik itu tanpa gejala, ringan, sedang," paparnya di webinar D'RoSSI Open Lecture #10 'Bersikap Tenang di Puncak Pandemi', Jumat (16/7/2021).

Tapi, kata Dokter Diah, ada masalah utama yang mesti diperhatikan juga oleh masyarakat bahwa ketersediaan obat antivirus menjadi pertimbangan dokter memberikan obat antivirus ke pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.

Salah satu kasusnya ada pada obat remdesivir. Obat ini masuk dalam panduan WHO yang diberikan ke pasien Covid-19 derajat ringan hingga sedang, tetapi remdesivir sediaan intravena jadi tidak bisa diberikan pada derajat ringan sedang yang tidak dirawat.

Lebih lanjut, hasil penelitian menunjukan pemberian remdesivir itu pada kondisi awal, ringan, sedang, tapi tidak pada derajat berat.

"Terlepas dari itu semua, hal yang perlu diperhatikan adalah efek samping antivirus itu sendiri, sehingga perlu hati-hati pada orang dengan komorbid yang dapat diperberat dengan efek samping antivirus," terang Dokter Diah.

"Jadi, minum atau tidak minum antivirus, itu harus dengan resep dokter setelah diperiksa lengkap," sarannya menambahkan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini