BNPB Jawab Isu Miring Terkait Hotel Karantina Warga dari Luar Negeri

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 612 2441785 bnpb-jawab-isu-miring-terkait-hotel-karantina-warga-dari-luar-negeri-AidN3227ko.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

KAPUSDATINKOM BNPB, Ahmad Muhari, Phd menjelaskan mengenai kabar miring terkait dengan hotel-hotel karantina yang dikhususkan untuk para WNI, dan WNA dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam live streaming yang disiarkan di channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (16/7/2021).

Sebelumnya beredar kabar bahwa ada tindak pemerasan kepada masyarakat yang baru saja datang dari luar negeri untuk melakukan karantina mandiri di hotel-hotel mewah yang telah disediakan pemerintah. Dalam keterangannya Ahmad menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan murni untuk mencegah imported case Covid-19.

Isolasi Mandiri

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad menegaskan bahwa BNPN selaku Kasatgas yang mengeluarkan surat edaran berfungsi sebagai regulator yang mengeluarkan aturan. Tetapi implementasi di lapangan bukan BNPB. Ia bahkan menjelaskan mengenai alur cara penunjukkan hotel untuk tempat karantina mandiri Covid-19.

“Pihak hotel ini meminta rekomendasi kepada satgas Covid nasional. Rekomendasi ini tentu kita berikan berdasarkan kesiapan hotel untuk menerapkan protokol kesehatan. Banyak syarat-syarat yang perlu kita cek yakni prosedur pengantaran makanan, prosedur penanganan sampah dan lain-lain,” terang Ahmad.

Baca Juga : Bra Wulan Guritno Menerawang dari Balik Busana Transparan, Gayanya Makin Hot!

Ia melanjutkan, bahwa rekomendasi dari satgas ini akan diverivikasi oleh Dirjen P2P Kementerian Kesehatan. Setelah diverifikasi oleh Kemenkes, akan diserahkan kepada Koordinator Hotel Repatriasi, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Vivi Herlambang untuk diambil keputusan layak atau tidak oleh PHRI.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga menjelaskan bahwa BNPB sudah melakukan koordinasi dengan baik sejak lama oleh Kemenkes terkait kasus pandemi Covid-19. Salah satu implementasinya adalah sejak akhir 2020 di mana mulai merebaknya kasus Covid-19 di India, BNPB sudah melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional.

“Ini didukung dengan TNI Polri di lapangan dan Satgas satgas di daerah. Dan tentu saja pelaksanaannya dilakukan oleh kantor kesehatan pelabuhan. Jadi koordinasi lintas lembaga ini memang sudah sangat baik koordinasinya dan itu tetap berjalan sampai sekarang,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini