Cek Fakta: Kumur Air Garam dan Minum Air Hangat Bunuh Virus Corona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 612 2441890 cek-fakta-kumur-air-garam-dan-minum-air-hangat-bunuh-virus-corona-kvsRDisyHi.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEREDAR sebuah pesan berantai melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa terjadi penurunan jumlah pasien Covid-19 di Tiongkok karena warganya rajin berkumur dengan air garam 3 kali sehari. Setelah berkumur, mereka pun melanjutkan dengan meminum air hangat.

Dalam pesan tersebut juga disebutkan bahwa kandungan dalam air asin akan menghancurkan virus Corona yang berada di dalam perut. Berikut narasi yang tengah beredar.

Hoax

Tolong viralkan..

Kalau kita tidak dapat membantu.. sekurang2nya kita dapat mencegah atau menyelamatkan nyawa org lain..

 

Doktor di China mengesahkan.

 

这 是 100% 準確 的 信息,

Ini adalah berita yang 100% BENAR.

對於 每个 人 都 非常 有效.

Sangat penting bagi setiap orang.

為什么 中國 大陸 過去 幾天 大大 減少 了 感染 人數?

Mengapa akhir2 ini di China, jumlah orang yang terinfeksi virus telah menurun secara mendadak??.

除了 戴 口罩 勤 洗手 外,

Selain memakai Mask/masker, rajin membersihkan tangan,

他們 只是 簡單 地 每天 漱口 3 次 鹽水.

Mereka hanya berkumur dengan air garam 3 kali sehari

完成 後, 喝水 5 分鐘.

Setelah berkumur, 5 menit kemudian minum air hangat."

Melansir Covid19.go.id, berdasarkan hasil penelusuran, belum ada bukti ilmiah bahwa kandungan natrium yang terdapat dalam air garam dapat membunuh virus Corona.

Lebih lanjut, melansir dari situs National Geographic, setelah virus Corona masuk ke dalam tubuh manusia, virus tersebut akan langsung menyerang saluran pernapasan, yaitu hidung, tenggorokan, dan paru-paru, bukan saluran pencernaan.

Narasi dengan topik serupa sudah beberapa kali beredar sebelumnya, antara lain pada September 2020, Januari 2021, serta Mei 2021. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id.

Dengan demikian, narasi yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini