Makan Bawang Putih Langsung Bisa Sembuh dari Covid-19? Ini Faktanya

Antara, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 612 2442077 makan-bawang-putih-langsung-bisa-sembuh-dari-covid-19-ini-faktanya-k6zKuAZ5LG.jpg Ilustrasi bawang putih. (Foto: Stevepb/Pixabay)

BEREDAR pesan di linimasa media sosial dan aplikasi pesan singkat telepon seluler berupa cerita seseorang yang mengaku sembuh dari covid-19 usai mengonsumsi bawang putih. Bawang putih diklaim langsung memulihkan kondisi tubuh orang tersebut saat sakit terinfeksi covid-19. Khasiatnya disebut-sebut lebih cepat dibanding obat serta vitamin.

Berikut potongan pesan berantai tersebut:

Baca juga: Cek Fakta: Benarkah Pasien Covid-19 Meninggal karena Interaksi Obat? 

"Ada teman yg sudah kena dan sembuh..paksa saya makan bawang putih.

Percaya gak percaya, sy kunyah 1 siung bawang putih ukuran besar, lalu terasa tenggorokan panas dan cepat2 minum air hangat, siang nya selang 6 jam sy kunyah lagi dan jam 9 malam kunyah lagi...

Mujizatnya besok pagi dan seterusnya, sy sudah enakan dan tdk mual, langsung bisa makan bubur 1 mangkok dll

yg sebelumnya sulit makan..

hari k- 9 sy sdh pulang rumah.."

lantas, benarkah mengonsumsi bawang putih bisa langsung menyembuhkan dari infeksi covid-19?

Ilustrasi covid-19. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Penjelasan:

Secara tegas World Health Organization (WHO) dalam situs resminya membantah jika bawang putih memiliki khasiat dalam pengobatan covid-19. Tidak ada bukti kuat konsumsi bawang putih mampu melindungi seseorang dari covid-19.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto juga pernah menyatakan hal yang sama terkait bawang putih.

Disebutkan, air rebusan bawang putih tidak dapat menyembuhkan dari virus corona. Belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan bahwa meminum air rebusan bawang putih dapat menyembuhkan dari virus corona.

Hanya saja, WHO dalam penjelasannya menjelaskan bahwa bawang putih mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba.

Baca juga: Cek Fakta: Kumur Air Garam dan Minum Air Hangat Bunuh Virus Corona 

Dilansir dari laman Healthline, bawang putih memiliki sifat antibakteri alami yakni Allicin yang merupakan senyawa organosulfur. Senyawa itu dikenal akan kemampuannya melawan infeksi, termasuk radang tenggorokan.

Allicin keluar ketika bawang putih segar dihancurkan atau dicincang. Bawang putih juga telah lama disebut dapat membantu mencegah atau mengurangi sakit pilek dan flu.

Bahkan beberapa penelitian menunjukkan Allicin dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Allicin juga dapat membantu mengendurkan otot polos di pembuluh darah sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol untuk mendukung kesehatan jantung.

Akan tetapi, mengonsumsi bawang putih secara berlebihan juga dapat memberikan efek negatif. Di antaranya, masalah pencernaan seperti mulas. Selain itu, meski termasuk kasus yang jarang terjadi, konsumsi bawang putih berlebih dapat meningkatkan risiko pendarahan ketika menjalani operasi.

Baca juga: Cuci Hidung dengan Cairan NaCl, Bisakah Bunuh Virus Corona? 

Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI/Guru Besar FKUI Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa WHO memang telah mengumumkan daftar obat yang bisa menangani gejala atau keluhan akibat covid-19.

Di Indonesia, lima organisasi profesi dokter di Indonesia telah mengeluarkan panduan tentang obat apa yang dipakai atau dianjurkan dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. "Tidak ada bawang putih atau bawang merah di dalamnya," kata Profesor Tjandra, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (17/7/2021).

Namun untuk mengurangi gejala, bisa saja memanfaatkan obat tradisional. Hanya saja, Tjandra mengingatkan penyakit dasarnya yaitu covid-19 harus tetap diwaspadai dan ditangani secara maksimal.

Baca juga: Teh Panas dan Lemon Rahasia Vietnam Nihil Kematian Covid-19? Ini Faktanya 

"Hati-hati, itu penyakit yang berbahaya. Gejala itu ada karena satu penyakit. Jadi kalau penyakitnya tidak terkendali, mungkin yang terjadi justru gejala tidak terlihat tapi penyakitnya semakin menyebar, makin membesar," jelas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Penyakit Menular WHO SEARO 2018–2020/Mantan Dirjen P2P & Ka Balitbangkes ini.

"Jadi kalau disebut menyembuhkan dari covid-19 tidak benar, mengurangi gejala mungkin saja. Tapi ingat, penyakit dasarnya harus tetap diwaspadai dan ditangani secara maksimal juga," jelasnya.

Klaim: Konsumsi bawang putih langsung menyembuhkan dari covid-19.

Rating: Salah/Hoaks.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini