Panduan Prokes Pelaksanaan Kurban Idul Adha di Masa Pandemi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 481 2442725 panduan-prokes-pelaksanaan-kurban-idul-adha-di-masa-pandemi-hCS3tJuaDH.jpg Patuhi prokes selama pelaksanaan kurban Idul Adha (Foto : Therevealer)

PENYEMBELIHAN hewan kurban saat Idul Adha di masa pandemi harus sesuai aturan. Pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), karena sudah memenuhi syarat tertentu, termasuk kesehatan.

Namun, jika kapasitasnya sudah tidak tertampung, pemotongan hewan kurban bisa dilakukan di luar RPH-R dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Berikut ulasannya yang dirangkum dari akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta, Senin (19/7/2021).

1. Jaga Jarak Fisik (Physical Distancing)

Idul Adha

Jumlah panitia kurban harus dibatasi untuk menjaga jarak atau physical distancing. Selain itu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban juga hanya dihadiri oleh panitia.

Setelah itu, antar panitia atau petugas harus menjaga jarak minimal 1 meter dan tidak saling berhadapan. Kemudian, daging kurban diantar oleh panitia ke rumah mustahik dengan kemasan ramah lingkungan.

Baca Juga : Deretan Ucapan Idul Adha, Bermakna Penuh Doa dan Kebaikan

2. Penerapan Higiene Personal

Panduan Pemotongan Hewan Kurban

Selain menjaga jarak, penerapan higiene personal juga harus diperhatikan. Petugas dan panitia harus menggunakan APD minimal masker 2 lapis, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki.

Selain itu, jangan lupa untuk mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizier sesering mungkin. Hal ini wajib dilakukan semua panitia di lokasi pelaksanaan kurban.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Idul Adha di Rumah, Baik Sendiri atau Berjamaah

3. Pemeriksaan Kesehatan Awal

Panduan Pemotongan Hewan Kurban

Pemeriksaan kesehatan juga harus dilakukan sebelum pelaksanaan kurban dengan pengukuran suhu tubuh. Orang yang memiliki gejala demam, nyeri tenggorokan, batuk, pilek, sesak napas dilarang masuk ke tempat pemotongan hewan kurban.

Selain itu, panitia harus berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama. Selain itu, mereka tidak dalam masa karantina mandiri.

4. Penerapan higiene dan sanitasi

Panduan Pemotongan Hewan Kurban

Dalam poin ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan saat dan sesudah pemotongan hewan kurban, di antaranya:

- Sediakan tempat cuci tangan

- Pembersihan dan desinfeksi

- Terapkan etika batuk, bersin dan meludah

- Menggunakan perlengkapan milik pribadi

- Mandi dan ganti baju sebelum kontak langsung dengan keluarga atau orang lain pada saat tiba di rumah

- Hindari jabat tangan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini