KA Jarak Jauh Hanya Boleh Melayani Perjalanan Esensial Selama Libur Idul Adha 1442H

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 481 2442865 ka-jarak-jauh-hanya-boleh-melayani-perjalanan-esensial-selama-libur-idul-adha-1442h-hojOXHVnkn.jpg Kereta Api (Foto: Okezone)

SELURUH umat Islam di dunia akan merayakan Idul Adha 1442H yang jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021. Untuk mengantisipasi ledakan penularan virus tengah pandemi Covid-19, perjalanan Kereta Api Jarak Jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak.

VP Public Relation KAI Joni Martinus mengatakan, pembatasan perjalanan KA Jarak Jauh ini berlaku mulai dari keberangkatan 20 Juli sampai dengan 25 Juli 2021. Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Edaran (SE) yang diberikan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

 naik kereta api

"Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19,” Kata Joni dalam keterangan persnya, Senin (19/7/2021).

Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial yang masih diperbolehkan melakukan perjalanan jarak jauh adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan Industri orientasi ekspor.

Kemudian bidang yang masuk ke dalam sektor kritikal meliputi kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

Sedangkan yang dimaksud dengan Kepentingan Mendesak yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

Selain itu, setiap pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Khusus pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa wajib menunjukkan Kartu Vaksinasi.

"Syarat Kartu Vaksinasi dikecualikan bagi pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis dan pelanggan dengan Kepentingan Mendesak," tambah Joni.

Selain itu, pada masa libur Idul Adha, perjalanan KA Jarak Jauh hanya diperbolehkan untuk pelanggan dengan usia di atas 18 tahun.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini