Takut Darah Tinggi Usai Santap Daging Kurban? Konsumsi 4 Makanan Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 481 2442883 takut-darah-tinggi-usai-santap-daging-kurban-konsumsi-4-makanan-ini-lwLRGCCVH1.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

USAI pemotongan hewan kurban Idul Adha, santap-santap hidangan masakan jadi yang paling dinanti. Salah satu menikmati hidangan dari daging kambing.

Namun, sebagian orang khawatir mengonsumsi daging kambing membuat tekanan darah mereka melonjak atau hipertensi. Sebenarnya, jika tidak berlebihan mengonsumsi daging kambing, tekanan darah tak akan langsung melonjak.

Selain itu, ada beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir Top10homeremedies, Senin (19/7/2021).

1. Pisang

Pisang

Makan satu sampai dua buah pisang sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan kalium yang tinggi pada pisang membantu untuk mengurangi efek natrium, yang dapat mengatur tekanan darah. Bahkan, asupan rutin makanan kaya kalium dapat mengurangi risiko stroke dan mencegah penyakit jantung.

Menurut sebuah studi tahun 2005 yang jurnal soal hipertensi yang diterbitkan American Heart Association, peningkatan asupan makanan tinggi kalium memiliki efek yang sama pada tekanan darah sebagai kalium klorida, dan membantu menurunkan tekanan darah.

Iris pisang ke dalam sereal sarapan Anda atau oatmeal, sebagai bekal bekerja setiap hari atau untuk camilan yang dapat dibuat dengan cepat, mudah, dan murah.

Baca Juga : Tips Bikin Daging Kurban Empuk ala Restoran, Gampang Banget Bun!

2. Tomat

Tomat

Tomat mengandung likopen dan karotenoid dengan efek antioksidan yang membantu melawan radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah studi likopene menurunkan secara signifikan efek tekanan sistolik atau tekanan pada dinding arteri selama fase detak jantung ketika kontraksi otot jantung dan memompa darah dari bilik ke dalam arteri.

Studi American Heart Journal, menemukan bahwa konsumsi rutin 250mg ekstrak tomat selain membantu menurunkan tekanan darah sistolik juga dapat menurunkan tekanan darah diastolik atau tekanan pada dinding arteri ketika otot jantung mengendur dan memungkinkan ruang untuk diisi dengan darah.

Tomat juga kaya kalium yang membantu menurunkan tekanan darah dari tubuh Anda. Minum satu cangkir tomat segar setiap hari atau menambahkannya dalam salad dan sandwich, mengurangi risiko hipertensi.

3. Seledri

Seledri

Seledri mengandung phytochemical yang disebut 3-N-butylphthalide yang menenangkan jaringan dinding arteri untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Selain itu, magnesium dan kalium konten seledri juga dapat membantu mengatur tekanan darah Anda.

Menurut sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food, ekstrak biji seledri memiliki sifat antihipertensi yang dapat membantu dalam pengobatan tekanan darah tingging kronis. Anda bisa makan empat batang seledri setiap hari dengan cara menambahkannya ke salad atau sup.

4. Kentang

Kentang

Sama seperti seledri, kentang juga kaya akan phytochemical yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, kentang mengandung kalium dan magnesium, dua mineral yang dapat melawan hipertensi.

Menurut sebuah studi 2011 oleh para peneliti di Department of Chemistry dari University of Scranton di Pennsylvania, kentang terutama kentang ungu membantu mengurangi tekanan darah pada orang dengan obesitas dan hipertensi.

Khasiat kentang yang baik dapat disajikan dengan cara direbus atau dipanggang, terutama yang berwarna ungu tanpa menambahkan mentega, margarin atau krim asam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini