5 Obat Rumahan untuk Sakit Maag, Ada Probiotik hingga Teh Hijau

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 20 481 2443278 5-obat-rumahan-untuk-sakit-maag-ada-probiotik-hingga-teh-hijau-UFL7llgq6v.jpg Ilustrasi sakit maag. (Foto: Shutterstock)

SERANGAN sakit maag yang tiba-tiba datang memang sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Rasa sakit maag yang terkadang hilang, kemudian muncul lagi, membuat sebagian orang mungkin tidak terlalu menganggap serius penyakit ini.

Sakit maag bisa disebabkan tidak menjaga pola makan. Bisa juga akibat sembarangan mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sebetulnya harus dihindari.

Baca juga: 3 Resep Menu Daging Sapi Kekinian untuk Momen Idul Adha 

Selain obat-obatan, sakit maag bisa diredakan dengan beberapa obat alami. Nah, apa saja sih pengobatan rumahan untuk sakit maag?

Dirangkum dari laman Healthline, Selasa (20/7/2021), sebagaimana sudah ditinjau secara medis oleh dr Debra Rose Wilson PhD MSN, berikut penjelasan singkat pengobatan alami untuk sakit maag.

1. Probiotik

Probiotik dapat meningkatkan pencernaan dan menjaga pergerakan usus agar teratur. Mengonsumsi suplemen probiotik akan memasukkan bakteri baik ke saluran pencernaan. Selain dalam bentuk suplemen, bisa juga mengonsumsi makanan fermentasi yang mengandung probiotik, seperti kimchi, kombucha, yoghurt, dan kefir.

Makanan mengandung probiotik. (Foto: Nutraingredients)

2. Hindari beberapa jenis makanan

Makanan pemicu serangan maag bisa berbeda-beda setiap orang. Tapi dengan membuat jurnal makanan mingguan akan membantu kita untuk bisa mengidentifikasi dengan tepat makanan mana yang membuat maag kambuh.

Secara umum, jenis makanan seperti makanan yang banyak diproses dan diawetkan, punya kandungan gluten tinggi, makanan asam, dairy food, dan makanan tinggi gula diketahui cenderung menyebabkan peradangan pada selaput lendir yang melapisi perut. Jika ada potensi alergi gluten, diet bebas gluten dapat mengurangi gejala.

Baca juga: Anak Positif Covid-19 dan Isoman, Ini Vitamin yang Diperlukan 

3. Ekstrak bawang putih

Setidaknya 50 persen dari populasi dunia punya H pylori, strain bakteri yang menyebabkan gastritis di saluran pencernaan mereka. Ketika gastritis disebabkan oleh H pylori, ekstrak bawang putih disebutkan bisa membantu memgusir bakteri satu ini.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak bawang putih adalah cara yang efektif untuk membunuh bakteri H pylori. Mengonsumsi ekstrak bawang putih bisa dengan cara menghancurkan bawang putih mentah dan meminum ekstraknya atau bisa langsung membeli ekstrak bawang putih yang telah berumur beberapa bulan yang berpotensi lebih efektif.

Sebagai catatan, dari tinjauan pada penelitian tahun 2018 menunjukkan manfaat dari mengonsumsi bawang putih, termasuk mengurangi risiko kanker sistem pencernaan, tetapi masih belum cukup bukti untuk mengatakan bahwa bawang putih mengurangi bakteri H pylori.

4. Porsi makan yang lebih kecil

Gejala maag bukan hanya diperburuk oleh apa yang dimakan tapi juga diperparah oleh cara kita makan. Orang yang punya sakit maag, idealnya bisa membuat proses pencernaan semudah mungkin untuk perut dan usus. Salah satu caranya dengan makan dalam porsi kecil, karena ketika makan dalam porsi besar, hal ini memberi tekanan pada saluran pencernaan untuk mengubah semua makanan itu menjadi energi dan limbah. Itu sebabnya makan dalam porsi kecil sepanjang hari bisa meringankan gejala maag dibandingkan dengan langsung makan banyak dua atau tiga kali sehari.

Baca juga: Tips Jitu Simpan Daging Kurban Supaya Awet 

5. Teh hijau dan madu manuka

Minum teh hijau dengan madu alami disebutkan juga bermanfaat untuk penyembuhan maag. Minum air hangat dapat menenangkan saluran pencernaan dan memperlancar pencernaan pada perut. Satu studi menunjukkan perbedaan yang signifikan pada orang pengidap maag yang minum teh dengan madu seminggu sekali. Madu manuka sendiri telah terbukti memiliki sifat antibakteri yang efektif menjaga bakteri H. pylori tetap terkendali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini