Program Vaksinasi MNC Group Bantu Percepat Herd Immunity di Jawa Timur

Lukman Hakim, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 481 2444362 program-vaksinasi-mnc-group-bantu-percepat-herd-immunity-di-jawa-timur-d4Ux4eoyfd.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto: Biospace)

KODAM V Brawijaya mengapresiasi program vaksinasi yang digelar MNC Group di Graha MNC Jalan TAIS Nasution, Surabaya, Kamis (22/7/2021). Vaksinasi Covid-19 ini diharapkan mampu mempercepat herd immunity atau kekebalan komunitas di Jawa Timur (Jatim).

Kapendam V/ Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi mengatakan, pihaknya bersama Pemprov Jatim terus menggenjot vaksinasi. Di Kodam V Brawijaya, terdapat dua strategi vaksinasi. Antara lain, Serbuan Vaksinasi dan Vaksinasi Harian. Kegiatan di Graha MNC ini yang juga bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya, termasuk dari vaksinasi harian.

 Kapendam V

“Vaksinasi harian ini digelar di seluruh titik di Jawa Timur. Dilaksanakan masing-masing Kodim dan Korem. Mereka mempunyai jatah untuk pelaksanaan vaksinasi tiap harinya,” katanya saat meninjau vaksinasi di Graha MNC Surabaya, Kamis (22/7/2021).

Selain itu, lanjut dia, Kodam V Brawijaya juga menggelar Serbuan Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi secara massal ini sudah digelar di sejumlah kota di Jatim. Diantaranya, di Surabaya, Malang dan Madiun. Di Surabaya, serbuan vaksinasi sudah digelar dua kali.

“Semua ini kami selenggarakan untuk mempercepat herd immunity. Dalam kurun satu bulan ke depan, targetnya Jatim sudah terbentuk kekebalan kelompok,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam sehari pihaknya menargetkan bisa melakukan vaksinasi sebanyak 15.000 dosis. Jumlah itu belum termasuk kegiatan serbuan vaksinasi. Saat ini, baru 9,7 juta warga Jatim yang sudah vaksin. Baik dosis pertama maupun kedua. Dari jumlah itu, yang dosis pertama sebanyak 7 juta orang. Sedangkan dosis kedua sebanyak 2,7 juta orang.

Di Jatim terdapat 40,6 juta penduduk. Dari jumlah itu, sebanyak 31,8 juta warga merupakan sasaran vaksinasi. Dari total sasaran vaksinasi, baru 20 persen yang sudah vaksin dosis pertama. Sedangkan yang sudah vaksin dosis kedua sebanyak 8,5 persen. “Secara kuantitas, vaksinasi di Jatim tertinggi nasional. Tapi dari segi persentase jumlah penduduk, masih kurang,” terangnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini