Angka Testing Harian Menurun Jauh, Profesor Wiku Beberkan Masalahnya

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 481 2444491 angka-testing-harian-menurun-jauh-profesor-wiku-beberkan-masalahnya-BSAzK5IenC.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Chilliwack)

SELAMA penerapan masa PPKM Darurat atau sekarang PPKM Level 4, Pemerintah Indonesia menargetkan bisa memeriksa atau testing lebih dari 320 ribu orang per hari.

Tapi pada kenyataannya di lapangan, sejauh ini yang terealisasi angka testing hanya mencapai 100 ribu orang per hari, alias tidak mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan.

 testing Covid-19

Disampaikan oleh Prof. Wiku Adisasmito, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, kondisi ini disebabkan oleh dua tantangan terbesar, yakni penambahan angka kasus harian dan karakter virus varian Delta yang lebih menular.

“Kesulitan ini erat hubungannya dengan jumlah penambahan kasus harian yang konstan, angka harian di atas 10 ribu dalam sebulan terakhir. Ditambah kemunculan varian Delta yang karakteristiknya lebih menular, tercatat sudah ada 661 kasus di Provinsi Jawa-Bali saat ini,” ujar Prof Wiku, pada siaran langsung Update Perkembangan Penanganan COVID-19 di Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Prof Wiku menambahkan, dua penyebab utama di atas yang menjadikan beban untuk fasilitas-fasilitas kesehatan dan laboratorium semakin bertambah berat.

“Kondisi ini jadi tekanan besar untuk fasilitas kesehatan dan laboratorium-laboratorium. Sehingga menimbulkan potensi keterlambatan pencatatan. Prioritas saat ini kita dahulukan suspect dan kontak erat dulu,” imbuhnya.

Alih-alih mengacu pada data testing harian, Prof Wiku menyebutkan sebaiknya untuk data testing yang dilihat adalah data testing mingguan sesuai rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) sehingga lebih bisa melihat kondisi di lapangan secara menyeluruh

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini