Waspada Melonjaknya Kasus Covid-19, Ini Berbagai Risikonya di Ruang Tertutup

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 481 2444903 waspada-melonjaknya-kasus-covid-19-ini-berbagai-risikonya-di-ruang-tertutup-RXhFMHtRho.jpg Ruang tertutup (Foto: Smart space global)

PEMERINTAH masih memberlakukan PPKM Darurat karena masih melonjaknya kasus Covid-19. Ini dilakukan guna mengurangi potensi penularan Covid-19 di masyarakat akibat mobilitas yang cukup tinggi.

Meski demikian, saat ini masih ada saja masyarakat yang bandel dan melanggar aturan dengan kadang tak pakai masker di tengah pandemi Covid-19 saat beraktivitas di ruang tertutup.

 di ruang tertutup

Merangkum dari laman Instagram Satgas Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku @satgasperubahanperilaku, berada di ruangan tertutup, semakin meningkatkan penyebaran Covid-19, misalnya saja di perkantoran yang tertutup.

Oleh sebab itu sangat penting untuk mengatur ventilasi dengan baik, melihat durasi, serta menjaga jarak pada saat beraktivitas di ruang tertutup.

Berikut adalah tingkat risiko penularan Covid-19 pada ruangan tertutup. Semakin banyak orang yang berada dalam ruangan tertutup, maka risiko penularan Covid-19 akan semakin meningkat. Yuk kenali risikonya sejak dini.

1. Tinggal dirumah (risiko rendah)

Hal yang harus diperhatikan saat berada di rumah adalah menjaga sirkulasi udara di dalam rumah dengan membuka jendela dan pintu secara berkala.

2. Berpergian singkat (risiko tinggi)

Kenakan masker dan terapkan protokol VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) saat menuju tempat umum. Cuci tangan dan jangan sentuh wajah.

3. Transportasi umum (risiko tinggi)

Gunakan taksi (online/offline) dengan jendela dibuka dan kapasitas penumpang 50 persen.

4. Pertemuan umum (risiko paling tinggi)

Kegiatan pertemuan di kantor, pusat kebugaran, bioskop, dan ruangan tertutup lainnya dengan durasi yang lama, sebaiknya dihindari selama masa pandemi.

5. Transportasi umum (risiko paling tinggi)

Menggunakan transportasi umum yang ramai tanpa aliran udara dengan durasi lama sebaiknya dihindari.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini