Napak Tilas Hari Anak Nasional, Sudah Diperjuangkan Sejak Era Presiden Soeharto Loh

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 612 2444719 napak-tilas-hari-anak-nasional-sudah-diperjuangkan-sejak-era-presiden-soeharto-loh-WyOoFoYzPw.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HARI Anak Nasional jatuh pada 23 Juli setiap tahunnya. Perayaan ini dilakukan agar semua orang mengingat hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Menurut beberapa sumber, sejarah munculnya Hari Anak Nasional (HAN) adalah merupakan gagasan mantan Presiden Soeharto yang melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa, sehingga sejak 1984, berdasarkan Keppres RI Nomor 44 Tahun 1984, ditetapkan setiap 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.

Kesejahteraan anak-anak Indonesia kemudian berlabuh ke pembentukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Ya, lembaga ini sebagai institusi independen guna melakukan pengawasan dan pelaksanaan upaya perlindungan anak.

Karena bersifat independen, lembaga tersebut dapat melakukan investigasi terhadap pelanggaran hak anak yang dilakukan negara hingga memberikan saran dan masukan secara langsung ke Presiden tentang berbagai upaya yang perlu dilakukan yang berkaitan dengan perlindungan anak.

Anak-anak

Perjuangan lahirnya HAN juga dapat dirasakan saat Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di era Presiden Sukarno. Kowani sendiri merupakan federasi dari organisasi-organisasi perempuan.

Sejak 1951, Kowani melalui salah satu sidangnya menyepakati untuk menyelenggarakan peringatan HAN yang kala itu disebut sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia.

Dan di Hari Anak Nasional 2021 ini, pemerintah memiliki tema khusus sebagai upaya menggapai mimpi bersama yaitu anak Indonesia berkualitas dan sejahtera. Menurut beberapa sumber, tema HAN 2021 ialah 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju' dengan tagline #AnakPedulidiMasaPandemi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini