Kemenkes Bentuk Tim Khusus Atasi Kasus Kekerasan Anak, Libatkan Polisi!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 612 2445100 kemenkes-bentuk-tim-khusus-atasi-kasus-kekerasan-anak-libatkan-polisi-wIbY1mgJB3.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

PANDEMI Covid-19 membuat kekerasan pada anak meningkat. Kondisi pandemi Covid-19 yang membuat kehidupan menjadi semakin sulit menjadi salah satu faktor pemicunya. Tentunya kondisi ini harus segera diatasi untuk menghindari hal yang semakin buruk.

Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Erna Mulati, MSc. CMFM, mengatakan bahwa saat ini memang sangat banyak kasus kekerasan pada anak di Indonesia. Tidak hanya di dalam negeri, bahkan berbagai negara di dunia juga melaporkan hal yang sama.

“Dalam hal kekerasan pada anak, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak bekerja sendiri. Namun, melibatkan banyak pihak yang turut berperan untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak,” ujar dr. Erna, dalam sesi jumpa pers 'Temu Media Hari Anak Nasional 2021', Jumat (23/7/2021).

Kekerasan pada anak

Baca Juga : Akibat Pandemi Covid-19, Kasus Kekerasan pada Anak Meningkat

Salah satu langkah yang diambil oleh Kemenkes adalah memperkuat Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang memiliki catatan warganya yang dengan riwayat kekerasan pada anak dan perempuan.

“Jadi merekalah yang memantau secara ketat oleh tim yang terdiri dari anggota puskesmas, kepolisian di tingkat kecamatan dan peran dari pemerintah daerah setempat. Juga dilakukan upaya untuk mencegah kekerasan dengan mendatangi keluarga yang kerap melakukan kekerasan,” tambahnya.

Dokter Erna menambahkan, jika terdapat laporan baik dari keluarga, tetangga, dan lainnya, maka ini adalah suatu upaya untuk menyelamatkan anak dari kekerasan yang terjadi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini